PALEMBANG, fornews.co – Pandemi COVID-19 tahun ini ternyata berdampak pula pada penjual bendera Merah Putih dan pernak pernik untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan setiap 17 Agustus.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, memasuki bulan Agustus ditandai dengan ramainya pedagang bendera musiman yang berjualan di pinggir jalan. Salah satunya Iis (55) yang memasang bendera jualannya di Jalan Merdeka Kota Palembang. Iis yang berdomisili di wilayah Tangga Buntung mengaku sudah kurang lebih 12 tahun terakhir berjualan bendera ketika memasuki bulan Agustus. Namun kondisi pandemi ini menurutnya sangat berpengaruh terhadap minat orang untuk membeli bendera dan pernak pernik merayakan Hari Kemerdekaan.
“Beda nian samo tahun-tahun kemarin. Jauh nian merosotnyo. Biasonyo setengah hari sudah laku limo sampai enam bendera. Tapi sekarang ini tengah hari baru laku duo,” ujarnya saat ditemui Selasa (11/08) siang.
Iis yang mengajak anaknya saat berjualan, sudah menggelar dagangannya sejak 3 Agustus 2020. Setiap harinya dia mulai berjualan dari pukul 09.00 WIB dan pulang pukul 18.00 WIB. Harga bendera yang ditawarkan pun beragam mulai dari Rp15 ribu sampai Rp20 ribu untuk selembar bendera berukuran bendera 90×30 cm. Sedangkan untuk bendera ukuran 180×90 cm dilepasnya di harga Rp75 ribu sampai Rp80 ribu. Selain itu, untuk harga umbul-umbul dijual dari harga Rp40 ribu. Adapun bendera berbahan kain dijual kisaran harga Rp300 ribu sampai Rp350 ribu dengan panjang 10 meter.
“Biasonyo perkantoran yang membeli bendera panjang macem itu. Tapi kadang ado jugo wong pribadi yang beli,” kata Iis. (mg1)
















