PALEMBANG, fornews.co – Perhatian terhadap pengembangan olahraga dan pemerataan pembangunan diwujudkan Gubernur Sumsel Herman Deru dengan mengupayakan pembangunan 10 gedung olahraga (GOR) di sejumlah kabupaten/kota.
“Uang Rp128 miliar dari CSR PTBA ini awalnya untuk membangun convention hall yang besar dan megah. Tapi saya berpikir kita belum terlalu butuh dan masih ada alternatifnya. Sementara di daerah-daerah baru, untuk membangun GOR pasti kesulitan karena APBD terbatas. Makanya saya memutuskan biarlah uang ini dibangunkan GOR saja untuk beberapa daerah. Saya ingin pemerataan ini berdampak real,” ujar HD usai Penyerahan Bantuan CSR PT Bukit Asam Tbk kepada Pemerintah Provinsi Sumsel di Griya Agung, Senin (21/09).
Menurut HD, selain sebagai upaya meratakan pembangunan, terobosan yang dilakukannya ini juga secara tidak langsung menggambarkan bahwa pola setiap pemimpin berbeda begitupun cara berpikirnya.
“Kalau didiamkan, daerah-daerah baru ini mereka tentu memprioritaskan pembangunan yang urgent dulu. Mana mungkin bisa bangun gedung olahraga karena kemampuan keuangan tidak mencukupi,” kata HD.
Karena itulah, kata HD, saat Pemprov Sumsel mendapatkan wewenang mengelola bantuan CSR PTBA itu, dirinya langsung memutuskan membantu daerah membangun fasilitas untuk warga Sumsel. Hal ini disempurnakan dengan program bantuan sejuta bola untuk melahirkan bibit-bibit baru pesepakbola asal Sumsel.
“Khusus kepada PTBA, saya memberikan apresiasi yang tinggi karena begitu peduli akan pemerataan pembangunan di Sumsel,” tukasnya.
Sementara itu, Senior Manager PTBA, Zulfikar Adzhar mengatakan, bantuan CSR yang mereka berikan ini adalah CSR yang sudah dikumpulkan PTBA selama empat tahun.
“Tadinya mau bangun convention hall, tapi beliau tidak setuju dan ingin ini dibagikan saja ke kabupaten/kota. Dan sekarang PTBA juga ikut bangga karena ikut membangun Sumsel. Karena selama ini walaupun kami putra daerah belum tentu bisa membangun daerah. Kami bersyukur sekali dana ini dibagikan untuk kemajuan bersama,” tuturnya.
“Jika tak ada aral melintang, diperkirakan dalam waktu 8 bulan ke depan pembangunan GOR ini akan selesai dilakukan,” imbuhnya.
Menurut Zulfikar, PTBA sebagai perusahaan tambang terbesar nomor 5 di Indonesia juga mengalami penurunan produksi. Namun sejauh ini dikatakannya perusahaan masih bisa bertahan berkat dukungan Gubernur bahkan tetap dapat membantu pembangunan Sumsel.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menandatangani berita acara serah terima bantuan CSR PTBA kepada Pemprov Sumsel. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima bantuan operasional dari Pemprov dengan penerima manfaat yakni kepada Asisten II Kota Prabumulih, Pemkot Palembang yang diwakili diwakili Asisten III, Kabupaten OKU Timur yang diwakili staf ahli, Direktur RS Siti Khadijah, PT JSC dan Satpol PP Pemprov Sumsel.
Adapun bantuan yang disalurkan secara simbolis masing-masing yakni bantuan renovasi GOR Kota Prabumulih, bantuan pengadaan alat kesehatan untuk RS Siti Khadijah, perbaikan venue Jakabaring, bantuan pengaspalan jalan Riau, Bangka, Sumpah Pemuda, POM IX dan 1 unit mobil Damkar untuk Kota Palembang. Kemudian 1 unit mobil Damkar untuk Kabupaten OKU Timur serta 1 unit Mobil Damkar untuk Pol PP Sumsel. Dengan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp25.047.494.197. (ije)

















