
BANYUASIN, fornews.co-Dinas kesehatan Banyuasin membantah jika program Jaminan Persalinan (Jampersal) di Kabupaten Banyuasin dihapus. Hal itu diungkapkan oleh dr. Agus M. Hakim, Senin (20/03).
Menurut Hakim, program itu tidak dihapus dan masih berjakan di kabupaten ini namun akan diganti secara bertahap dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan diterima sedikitnya oleh 10.000 warga Banyuasin. ” Tidak dihapus namun digantikan secara bertahap dengan program nasional. ” terangnya.
Program ini akan segera di louncing namun pihaknya akan menunggu kondisi anggaran yang memungkinkan.
Sementara itu, Anggota DPRD Banyuasin dari Komisi IV Budi Hartono menyatakan sebaliknya bahwa dirinya pernah mempertanyakan hal ini kepada Hakim namun beliau mengatakan program tersebut sudah dihapus.
“Bulan November 2016 lalu kita pertanyakan namun dia bilang dihapus, jika memang program itu masih berlaku kenapa masyarakat masih banyak yang membayar ongkos persalinan,” ujarnya.
Untuk membuat persoalan ini makin terang DPRD akan mempertanyakan kembali soal program ini. “Kita akan pertanyakan kembali soal ini, dan segera me
lakukan sosialisasi secepatnya supaya dapat dirasakan oleh masyarakat,”tegasnya. (Arm)
















