KAYUAGUNG, fornews.co – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H M Lubis SKm MKes menyampaikan, realisasi pemberian vaksin Measles Rubella (MR) atau campak rubella di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mencapai 85%.
Lubis menerangkan, jadwal pemberian vaksin ini sendiri sebenarnya berakhir pada September 2018 lalu. Namun, untuk mencapai target, pemerintah memperpanjang pemberian vaksin MR sampai akhir bulan ini.
“Per-hari ini, pencapaian pemberian vaksin MR baru terealisasi sebesar 85%. Dengan adanya tambahan waktu satu bulan, kami optimis pemberian vaksin MR akan selesai Oktober 2018 ini,” katanya, Senin (08/10).
Menurut Lubis, sulitnya mencapai target pemberian vaksin MR di daerah ini, petugas di lapangan mendapati penolakan orang tua yang khawatir atas kandungan pada vaksin. Saat ini, masyarakat sudah bisa menerima.

Untuk merealisasikannya sambung Lubis, pihaknya menggunakan pendekatan-pendekatan secara masif sehingga mereka mau menerima. Seperti melalui komite sekolah, pihak kecamatan dan lainnya.
“Penolakan tersebut awalnya karena ada isu-isu yang berkembang di masyarakat terkait vaksin ini. Tapi setelah dijelaskan, Alhamdulillah banyak yang bersedia diberikan imunisasi,” terangnya.
Masih kata Lubis, pemberian vaksin ini selain menyambangi sekolah-sekolah juga bisa dilakukan di posyandu atau fasilitas kesehatan.
“Jadi mereka bisa ke sana, atau kalau memang masih ada yang belum mendapatkan vaksin d sekolah cukup banyak bisa panggil (petugas),” pungkasnya. (rif)
















