PALEMBANG, fornews.co- Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Dipl Ing Ahmad Taqwa, MT mengimbau, agar seluruh mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era digitalisasi.
“Era digital menuntut kita untuk cepat belajar dan memahami perubahan-perubahan yang terjadi. Seperti halnya peraturan perpajakan yang berubah seiring dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lapangan,” imbaunya, pada acara penandatanganan kerja sama Tax Center bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumsel, di Aula Akuntansi Gedung Fakultas Ekonomi Polsri Palembang, Kamis (09/11).
Ahmad melanjutkan, atas dasar tersebut pihaknya sepakat menjalin kerjasama dengan Kanwil DJP Sumsel Babel terhadap pendidikan perpajakan dengan membuka Tax Center. “Kami berencana akan membuka program D1 dan D3 khusus perpajakan di Polsri, untuk mencetak insan-insan berkompeten dibidang perpajakan. Mahasiswa harus belajar berbagai macam ilmu termasuk ilmu pajak,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel, M. Ismiransyah M. Zain menerangkan, Tax Center ini diharapkan bisa menjadi mitra DJP dalam menyebarkan informasi dan membantu masyarakat terkait masalah perpajakan. Karena, pajak merupakan tulang punggung penopang APBN sebesar 74%. “saya harap seluruh mahasiswa generasi emas agar menjadi penerus bangsa yang hebat, mahasiswa harus rajin belajar, menimba ilmu dan mengasah kemampuan dan juga patuh terhadap ketentuan perpajakan”, terangnya.
Tax Center Polsri merupakan yang ke-9 diresmikan Kanwil DJP Sumsel Babel, setlah sebelumnya ada Tax Center di Universitas PGRI, Universitas Bangka Belitung, Universitas Muhammadiyah, Universitas Bina Darma, STIE MDP, Universitas Katolik Musi Charitas, Universitas Palembang dan Universitas Sriwijaya. (tul)
















