PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meresmikan gedung baru Masjid Al-Falah di Jalan Rajawali Kota Palembang yang sudah selesai direnovasi, Selasa (4/5/2021). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur bersama Ketua Pembina Masjid Al-Falah Kms HA Alim yang disaksikan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang hadir memenuhi undangan.
Sebelum meresmikan bangunan masjid yang telah direnovasi tersebut, Deru menjawab keresahan yang disampaikan oleh Ketua Pembina Masjid Al-Falah, Kms HA Alim terkait status kepemilikan lahan tempat masjid tersebut berdiri. Menurut Deru, lahan masjid tersebut memang milik dari Bank Sumsel Babel. Namun terhitung mulai hari ini, akan sepenuhnya dihibahkan kepada Pengurus Masjid Al-Falah.
“Untuk permasalahan lahan masjid, hari ini sepenuhnya lahan tersebut akan dihibahkan oleh Bank Sumsel Babel kepada Pengurus Masjid Al-Falah. Karena ini merupakan aset negara, tentunya proses sertifikasinya harus melalui kementerian terlebih dahulu. Tapi ke depannya tanah dan bangunan sepenuhnya dapat dikelola oleh pengurus masjid,” ujar Deru.
Ketua Pembina Masjid Al-Falah, Kms HA Alim menjelaskan, Masjid Al-Falah ini sudah ada sejak tahun 1960-an. Masjid ini sebelumnya bernama Masjid Masyahatul Amah yang pada saat itu bangunannya masih kecil. HA Alim menyampaikan alasan dibalik keputusan dirinya mempertahankan bangunan masjid tersebut, dikarenakan Masjid Al-Falah ini merupakan salah satu bukti sejarah perkembangan Kota Palembang.
“Saya melakukan renovasi agar masjid ini tetap ada, karena masjid ini merupakan bangunan sejarah yang telah ada sejak dahulu dan menjadi bukti sejarah tentang perkembangan Kota Palembang hingga saat ini,” terangnya.
Turut hadir pada persemian tersebut, Anggota DPR RI Percha Leanpuri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Muchendi Mahzareki, Danrem 044/Gapo Palembang Brigjen Jauhari Agus Suraji, serta para Kepala OPD Provinsi Sumsel. (ije)

















