PALEMBANG, fornews.co – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatra Selatan dan Kep. Bangka Belitung (Sumsel Babel) menjadi tuan rumah pertemuan rutin jajaran intelijen daerah yang tergabung dalam Komite Intelijen Daerah (Kominda) Provinsi Sumatra Selatan, Rabu (20/12).
“Tantangan pencapaian penerimaan negara kedepan akan semakin tinggi dan kompleks sehingga dukungan melalui sinergi dengan komunitas intelijen akan sangat membantu kelancaran tugas-tugas DJP dalam meningkatkan kepatuhan dan mengamankan penerimaan negara di Kanwil Sumsel dan Kep. Babel,” tegas Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Babel, M. Ismiransyah M. Zain, di Aula Kanwil, Jalan Tasik, Kambang Iwak Palembang.
Pria yang akrab disapa Rendy ini meyakini, dengan dukungan komunitas intelijen, penyediaan data dan/atau informasi Wajib Pajak yang terdaftar maupun belum terdaftar, termasuk mengungkap praktik-praktik ekonomi yang tidak tercatat secara formal yang dilakukan untuk menghindari pajak dapat sangat bermanfaat untuk ekstensifikasi dan intensifikasi pajak di Sumatra Selatan.
Kepala BIN Daerah Sumsel Edmil Nurjamil selaku ketua Kominda menyambut baik kerja sama yang dilakukan untuk peningkatan penerimaan negara dari sisi pajak. Forum ini juga membahas tentang langkah-langkah strategis lainnya yang sedang dan akan dilaksanakan dalam meningkatkan sinergitas untuk mendukung penerimaan pajak, misalnya pembentukan tim terpadu, peningkatan frekuensi sosialisasi (terutama media sosial).
Selain itu Asintel Kodam Sriwijaya Ramces Alboin mendukung penuh dengan pemanfaatan Babinsa yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumatra Selatan.
Ditambahkan oleh Asintel Kejati Sumatra Selatan Deddy Suardy S bahwa mereka siap mendukung efektivitas penagihan pajak dalam fungsinya sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN).
Kominda berencana akan kembali mengadakan pertemuan di awal tahun 2018 untuk membahas langkah-langkah konkret yang lebih detil dan menindaklanjuti hasil yang telah dicapai dalam forum ini. (ije)

















