
PALEMBANG, fornews.co – Seorang pensiunan Pusri H Amir Hamzah, warga Jalan Wirajaya II RT/RW 03/02 No 08, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, tidak bisa berkutik ketika dua orang perampok menodong sebilah senjata tajam berupa keris di parkiran rumahnya Rabu (31/05).
Atas kejadian tersebut, Amir harus menyerahkan uang Rp155 juta, beserta tas dan dompet yang berisikan handphone, gelang emas 3 suku dan surat-surat berharga lainnya. Informasi dihimpun, sekitar pukul 11.30 WIB, korban baru saja pulang dari mengambil uang di bank dengan mengendarai mobil jenis Daihatsu Terios nomor polisi BG 1463 PU.
Setibanya di depan rumah sang istri Zuronani (59), hendak membuka pagar rumah. Tiba-tida ada dua orang yang menggunakan sepeda motor jenis metic menghampiri Amir yang masih didalam mobil, dengan menggunakan sebilah keris. Karena korban takut hingga membuat pelaku perampok tersebut berhasil menggasak uang yang ada di dalam tasnya yang ditarik kursi jok sebelahnya.
“Kejadiannya sangat cepat sekali, saat saya lagi membuka pagar. Saya heran pagar sudah dibuka tetapi mobil belum masuk, tak lama suami saya teriak perampok. Secara pasti wajah perampok tidak jelas, hanya menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, uang tersebut akan dipergunakan membeli tanah sebesar Rp150 juta, sedangkan Rp5 juta lagi untuk kebutuhan bulanan. “Uang tersebut merupakan uang deposito, sengaja kami ambil untuk membeli tanah. Belum lah tebeli sudah di ambek wong,” katanya dengan nada lirih.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan, sudah terjadi perampokan. pihaknya sudah melakukan pemeriksaan atau olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan menerjunkan Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Palembang.
“Kami masih menyelidiki perampokan tersebut. Hasil penyelidikan sementara diketahui pelakunya ada dua orang,” singkatnya. (bay)
















