SEKAYU, fornews.co – Bupati Muba Dodi Reza Alex menginginkan pelaksanaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) di Muba menjadi yang terbaik di Indonesia. Dodi mau even provinsi ini punya rasa even level nasional.
“Muba sudah ditetapkan jadi tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, maka harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik. Namun harus kita pahami dahulu terbaik dalam sisi apa, sehingga para OPD dan panitia besar dapat melaksanakan dengan baik, “ujar Dodi pada rakor pemantapan persiapan tuan rumah KTNA, di Ruang Rapat Searasan Sekate, Pemkab Muba, Selasa (21/05).
Menurut Dodi, even Peda KTNA yang akan beangsung selama lima hari, 24-28 Juni 2019 harus betul-betul menjadi perhatian serius. Segala persiapan harus dimaksimalkan, mulai pembukaan hingga penutupan.
“Pada even ini kita harus memberikan pelayanan yang konsisten kepada seluruh peserta Peda KTNA. Baik itu mengenai akomodasi, bagaimana kondisi homestaynya, kelancaran listrik dan air bersihnya, konsumsinya. Kemudian LO harus standby sebagai penghubung informasi yang terintegrasi baik ke kepolisian, TNI dan Tim Medis, maka harus ada pusat emergency centernya. Kemudian juga pastikan program perlombaan acara tersebut yang bagus dan menarik mulai dari opening dan closing ceremony,” tuturnya.
Dodi juga mengimbau agar OPD terkait dalam kepanitiaan agar memperhatikan time schedulenya, agar dapat selalu dikoordinasikan mengingat akan ada libur cuti lebaran selama 10 hari.
“Maka saya minta kepada seluruh panitia kesiapan pelaksanaan KTNA ini seminggu sebelum hari H sudah jelas harus kelar, dan minimal H -3 semuanya sudah siap semuanya,” tukasnya.
Sementara itu Ketua KTNA Sumsel, Basir mengapresiasi atas paparan persiapan yang telah disampaikan Pemkab Muba. Basir yakin Pemkab Muba mampu menjadi tuan rumah terbaik di Indonesia.
“Terlihat dari paparan semua persiapan sudah on the track dan kami yakin tuntas. Namun perlu diingat, karena Peda KTNA ini dilaksanakan tiga tahun sekali kemudian ada 17 daerah se Sumsel maka jangan sia-siakan kesempatan ini, butuh waktu kemungkinan 50 tahun lagi Kabupaten Muba bisa kembali menjari tuan rumah. Maka mari kita perhatikan bersama untuk pelayanan tamu dan kebutuhan para peserta,” ungkapnya.
Ketua KTNA Muba sekaligus Ketua DPRD Muba, Abusari Burhan mengatakan, untuk menyukseskan KTNA di Muba, DPRD telah menganggarkan dana Rp8,7 milar.
“Kami berharap Muba bisa menjadi tuan rumah yang terbaik se-Indonesia, karena pada prinsipnya kita siap bahu-membahu menyukseskan KTNA di Muba, seluruh OPD agar tidak hanya membebankan kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan saja, namun semuanya wajib bertanggung jawab menyukseskan,” katanya.
Berdasarkan laporan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, A Thamrin bahwa, dari 2665 peserta, 1500 di antaranya berasal dari kecamatan dalam Kabupaten Muba. Even ini direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pertanian RI namun masih dalam koordinasi.
“Pembukaan dan penutupan kita pusatkan di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu,” ujarnya.
Adapun sebagai tempat perlombaan yakni Stable Berkuda Sekayu, Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Kolam Renang Tirta Randik, dan Taman Toga Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman.
“Untuk Homestay disiapkan bagi para peserta berlokasi di Kelurahan Balai Agung, Serasan Jaya, Kayuara dan Soak Baru, kemudian untuk tamu dan undangan vip penginapan dan hotel sudah juga kita siapkan berlokasi di Kota Sekayu,” jelas Thamrin.
Sementara itu, untuk opening dan clossing ceremony menjadi tanggung jawab Dispopar Muba.
“Pembukaan akan ada barisan defile dari perwakilan peserta Peda KTNA Kota/Kabupaten se Sumsel. Sementara untuk acara hiburan akan dimeriahkan oleh artis ibukota yaitu Siti Badriah dan acara penutupan dihibur oleh Cita Citata, dengan artis pendukung yaitu Risma KDI, Viola Arsa dan Solution Band,” kata Kata Plt Kepala Dispopar Kabupaten Muba, Muhammad Faris.(bas)
















