SEKAYU, fornews.co – Bupati Muba, Dodi Reza Alex menyatakan, pihaknya terus melakukan kegiatan kemanusiaan, penyuluhan, bantuan hukum dan sebagainya, guna melindungi semua warga di Bumi Serasan Sekate tanpa perbedaan.
Perlindungan tersebut, ungkap Dodi, mulai dari pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dari Perda Bantuan hukum dan dilakukan dengan program bantuan hukum gratis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang bekerjasama dengan Kabupaten Muba.
“Ini menjadi role model di pengadilan agama. Maka dari itu kami sangat apresiasi dengan disahkannya LPBH-NU ini yg akan menjadi mitra Pemkab Muba,” ungkap dia, saat menghadiri pelantikan pengurus Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH-NU) Muba di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (12/8/2021).
Dodi yang juga Dewan Pembina GP Ansor Sumsel ini menjelaskan, Pemkab Muba tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tapi fokus pada pembangunan spiritual, rohani dan mental. Terlebih, saat ini program Pemkab Muba juga fokus dengan pembinaan santri dan peningkatan mutu serta kualitas pondok-pondok pesantren di Muba.
“Kita telah mendirikan pondok pesantren yang biayanya gratis dikhususkan bagi anak-anak yatim piatu. Alhamdullilah memang pertumbuhan ponpes dalam empat tahun terakhir ini dua kali lipat menjamur, artinya gairah dari para kaum umat islam untuk membangun insan yang religius terus meningkat,” jelas dia.
Sebagai Mustasyar PWNU Sumsel, Dodi Reza menuturkan, pelantikan kepengurusan LPBH-NU ini merupakan terobosan luar biasa guna memberikan perlindungan hukum bagi warga indonesia dan warga NU pada khususnya.
“Segera lengkapi administrasi, nanti kita buat MoU dengan Pemkab Muba, dengan begini akan menambah gerakan bantuan hukum gratis bagi warga, dan tentu LPBH-NU sebagai pilar untuk bantu warga,” tegas dia.
Ketua LPBH-NU Muba, Fahmi SH MH mengatakan, sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang hukum kepada masyarakat, nantinya akan di siarkan secara streaming di youtube.
“Sosialisasi ini dikuti LPBH-NU di setiap kecamatan dalam Kabupaten Muba. Diharapkan menjadi bekal tambahan ilmu yang nantinya di setiap desa ada perwakilan LPBH-NU, sehinggan bisa melakukan pendampingan hukum, maupun bantuan hukum bagi rakyat,” kata dia.
Sementara, Ketua PCNU Muba, H Muhammad Jazuli SIKom menyatakan, mendukung penuh atas hadir lembaga hukum NU. Semoga menjadi contoh yang baik untukk lembaga yang lain.
“Mudah-mudahan lembaga bantuan hukum ini warga nahdliyyin akan paham dengan diberikan penceràhan dan pengetahuan tentang hukum, serta akan mendapatkan bantuan pendampingan jika nantinya ada yang sampai terkena dengan masalah hukum,” tandas dia. (aha)
















