
PALEMBANG, fornews.co-Presiden Sriwijaya FC (SFC) dodi Reza Alex menegaskan, manajemen SFC tetap melakukan pembinaan pemain muda, meski PSSI menghapuskan kompetisi U-21.
“Saya selaku Presiden SFC menyatakan bahwa laskar wong kito akan tetap fokus melakukan pembinaan pemain usia dini, termasuk di kelompok umur U-21,” seperti yang tertulis dalam status pada akun facebook Dodi Reza Alex Noerin.
Dodi beralasan, karena dalam dua musim Indonesia Super League (ISL) U-21 terakhir, SFC U-21 selalu berhasil masuk ke final, satu diantaranya meraih gelar juara. “Kita pernah memboyong juara ISL U-21 ke Bumi Sriwijaya. kemudian saat PON Jabar 2016 lalu, mayoritas pemain PON Sumsel berasal dari tim SFC U-21 berhasil menembus babak semifinal,” ujarnya.
Calon Bupati Muba terpilih periode 2017-2022 ini menjelaskan, untuk musim ini beberapa alumnus SFC U-21 juga ikut menjadi tulang punggung skuad senior. “Oleh karena itu, meskipun nanti terancam tanpa kompetisi resmi, namun saya tegaskan bahwa SFC tetap akan menampung dan membina para pemain muda tersebut agar regenerasi tidak terputus,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, putra dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini mengungkapkan, pihaknya akan mengumumkan nama-nama pemain yang lolos seleksi terbuka yang telah digelar pada Kamis (16/03) lalu.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada 542 putra Sumsel yang sudah mengikuti seleksi kemarin dengan baik.
Saya dan manajemen SFC percaya bahwa prestasi hanya akan dihasilkan melalui sebuah kompetisi yang berkualitas serta pembinaan usia dini yang baik. Jadi sekali lagi, tidak hanya fokus mengejar prestasi, namun SFC juga akan selalu memberikan ruang bagi talenta berbakat terutama putera asli Sumsel,” tandasnya. (tul)
















