PALEMBANG, fornews.co – Untuk mendorong perekonomian khususnya warga Sumsel. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal membudidayakan tiga jenis ikan di wilayah Sumsel. Ketiga ikan tersebut yakni; ikan belida, ikan gabus dan ikan baung.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan ketiga ikan ini merupakan daya tarik sendiri bagi Sumsel. Hanya saja, ikan tersebut kini harus didatangkan dari luar daerah karena stoknya sudah terbatas.
Bahkan, seperti contoh ikan belida yang merupakan icon asli Sumsel tetapi sekarang sudah sangat sulit ditemukan. Malah ikan Belida itu banyak dibudidayakan di Kalimantan
“Ini menjadi keluhan para pengusaha produsen
pempek yang membutuhkan ikan Belida sebagai bahan utamanya,” katanya, Senin (27/01).
Sumsel sendiri memiliki lahan budidaya ikan yang cukup luas yang terdiri dari sungai, laut, danau hingga rawa. Sehingga, jika dikembangkan dengan baik dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan dibudidayakannya ketiga ikan ini diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat sehingga visi misi kesejahteraan masyarakat akan juga ditunjang dari sektor perikanan.
“Kami juga akan membuat balai riset perikanan untuk menunjang program budidaya perikanan yang dilakukan. Bahkan kami akan menggelontorkan anggaran cukup besar untuk budidaya perikanan di Sumsel ini,” ujarnya.
Dirinya juga menjanjikan akan mempermudah setiap izin soal perikanan yang masuk ke KKP. Jadi ia meminta kepala daerah di Sumsel yang akan mengurus perizinan soal perikanan untuk segera mengajukan.
“Saya sudah intruksikan seluruh jajaran untuk permudah setiap izin soal perikanan yang masuk,” tutupnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengakui saat ini beberapa jenis ikan seperti ikan belida dan ikan baung sudah tidak memadai stoknya, sehingga harus membeli dari Kalimantan dan Riau.
Karena itu, dirinya mengapresiasi langkah KKP untuk membudidayakan ketiga jenis ikan tersebut untuk mendukung industri kuliner di Sumsel.
“Ini sangat mendorong perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan angka kemiskinan di Sumsel,” tutupnya. (lim)
















