PALEMBANG, fornews.co – Setelah sama kuat 2-2 di babak pertama, pertandingan babak kedua Bali United versus Sriwijaya FC berlangsung dramatis. Kerja keras Laskar Wong Kito terbayar dengan membawa pulang 3 poin dari kandang Serdadu Tridatu, Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Kedua tim memulai laga babak kedua dengan meningkatkan intensitas penyerangan. Adu kecepatan di sayap dipadukan kreativitas di lini tengah mewarnai pertandingan.
Pendukung Bali United sempat dibuat terdiam ketika aksi individu Manuchehr Dzhalilov di menit 52 berbuah gol. Penetrasi Dzhalilov di sisi kanan kotak penalti Bali berhasil memperdayai dua bek sebelum melepaskan tendangan melengkung ke gawang Wawan Hendrawan yang hanya menyaksikan bola meluncur deras ke gawang. Kedudukan pun berubah 2-3.
Memasuki menit 55, wasit Prasetyo Hadi membuat keputusan kontroversial. Mahamadou Ndiaye yang terjatuh saat mengawal pergerakan Spaso di kotak penalti, dinilai wasit menghalau bola dengan tangan. Wasit pun memberikan hadiah penalti kepada Bali United. Sekitar 2 menit protes dilancarkan pemain SFC, namun wasit tetap pada pendiriannya. Lilipaly yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membuat kedudukan kembali imbang 3-3.
Usai gol penalti, tensi permainan meninggi. SFC dan Bali beberapa kali mendapat peluang namun tak mampu diselesaikan dengan baik.
Hingga akhirnya saat laga tampaknya akan berakhir imbang, Hamka Hamzah menjadi pahlawan SFC. Mendapat sepak pojok di menit 90+1, Konate yang mengeksekusi bola mengirim umpan ke tiang jauh dan disambut Ndiaye dengan sundulan ke depan gawang. Hamka yang berdiri tanpa kawalan berarti menendang bola sambil menjatuhkan diri dan golllll. SFC pun sukses membalikkan keadaan di menit akhir pertandingan. Laga pun ditutup dengan skor 3-4 untuk kemenangan SFC.
Dengan hasil ini, Sriwijaya FC mengantongi 10 poin dan merangsek ke peringkat 5 klasemen sementara. Sementara Bali United turun satu tingkat ke posisi 8 dengan 9 poin. (ije)

















