PALEMBANG, fornews.co – Tiga poin dari lawatan ke kandang Bali United, membuat Sriwijaya FC meninggalkan papan bawah klasemen. Jika sebelum pertandingan Hamka Hamzah dkk berada di peringkat 12, kini Laskar Wong Kito menghuni peringkat 5 klasemen sementara Liga 1 2018.
Laga dramatis 7 gol di Stadion Kapten I Wayan Dipta tidak hanya menguras fisik pemain, namun sisi emosional seluruh elemen tim pun tercurah. Gol sang kapten Hamka Hamzah di injury time, membuat pertandingan ditutup dengan skor 3-4 dan memastikan poin penuh dibawa ke Palembang.
“Kita mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena diberi rezeki sehingga bisa memenangkan laga hari ini. Hasil ini juga tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain, staf dan ofisial,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan usai laga, Sabtu (5/5) malam.
Menurut RD, motivasi pemain sangat tinggi untuk meraih kemenangan di kandang Bali United. Oleh karenanya, sejak laga dimulai, pemain mencoba langsung menekan lawan di lini pertahanannya. Praktis sekitar 7 menit Bali tidak memiliki ruang gerak yang bebas. Namun setelah itu Bali mampu keluar dari tekanan dan membuat gol yang mengejutkan.
“Setelah itu permainan terbuka sekali. Kedua tim saling menyerang dan membuat banyak peluang. Tapi pada akhirnya keberuntungan ada di pihak kita dengan mencetak gol di injury time. Ini gol dari Allah SWT kepada pemain Sriwijaya FC atas kerja keras sepanjang laga,” tutur RD.
Dinilai mendapat keuntungan karena ada beberapa pemain kunci Bali United yang tidak bermain, RD secara tegas menepisnya. Menurutnya, siapapun yang diturunkan Bali United adalah pemain bagus.
“Beberapa kali saya bilang, saya tidak fokus pada persiapan lawan (termasuk Bali United). Siapapun yang diturunkan (oleh pelatih) tentunya pemain bagus. Buktinya kita sempat kesulitan di laga tadi. Dalam sepak bola kita bisa menang atau kalah kapan saja. Apapun itu, hasil hari ini bisa menang saya syukuri,” tukas RD.
Sementara itu, Pelatih Bali United Widodo C Putro mengatakan, tim sudah berusaha sekuat tenaga, sehingga apapun hasilnya ini menjadi tanggung jawab dirinya sebagai pelatih. Bahkan Widodo tetap mengapresiasi para pemainnya yang sudah bekerja keras, dan meminta para pemain untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas individu, dan terus berjuang demi Bali United.
“Saya tidak mau menyalahkan pemain, pastinya ada evaluasi dan akan kita lihat rekaman video pertandingan untuk tahu apa saja yang harus kita perbaiki,” ujar Widodo.
Menelan dua kekalahan beruntun dari PS TIRA dan Sriwijaya FC, Widodo akan segera melakukan konsolidasi tim untuk mencari akar persoalan yang dihadapi tim sehingga penampilan di lapangan menurun. “Sementara ini yang perlu dilakukan adalah terus meningkatkan kerja sama baik di lini belakang maupun depan. Lalu persoalan disiplin dan konsistensi juga perlu ditingkatkan lagi,” katanya. (ije)

















