
BATURAJA-Dua tersangka spesialis jambret yang meresahkan warga Ogan Komering Ulu (OKU), berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polsek Baturaja Barat, dipimpin langsung Kapolsek AKP Yuliko Saputra dipersembunyiannya di Krui Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, Selasa (11/10) tengah malam.
Kedua tersangka yaitu Candra Prandika (21) dan Yutra Maidi (23) warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji, Ogan Komering Ulu (OKU). Keduanya ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP-B/35/IX/2016 tanggal 07 September 2016 lalu dengan korban atas nama Lusi Oktavia, mahasiswi salah satu perguruan tinggi (PT) di Baturaja, warga Desa Sleman Kecamatan Semidang Aji.
“Kedua tersangka berhasil kita tangkap dengan melacak telpon genggamnya melalui pancaran satelit di Krui Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Saat kita lakukan penangkapan pelaku sedang bermain kartu. Melihat anggota, keduanya berusaha kabur dan terpaksa kita lumpuhkan dengan menembak masing-masing satu kakinya,” ungkap Yuliko saat memberikan press rilis di Mapolsek Baturaja Barat, Rabu (12/10).
Dia menambahkan, dari pelaku pihaknya menyita barang bukti (BB) berupa satu unit HP merk OPPO hasil kejahatan dan satu unit Honda Beat milik tersangka. “Untuk saat ini kedua pelaku kita amakan di Mapolsek guna kepentingan penyidikan. Kita juga masih melakukan pengembangan, karena diduga mereka juga menjadi DPO Polsek Baturaja Timur,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Yuliko, dalam aksinya berdasarkan kronologis kejadian, kedua pelaku memepet korban yang sedang mengendarai sepeda motor, selanjutnya kedua pelaku merampas tas korban berisikan satu unit HP merk OPPO, KTP, STNK sepeda motor, flash disk dan uang senilai Rp90.000. “Kalau ditotal kerugian korban berkisar sekitar Rp1,7 juta,” bebernya.
Sementara, kedua tersangka berkelit kalau baru melakukan kejahatan karena butuh uang untuk happy-happy. Candra Prandika mengaku, setelah melakukan kejahatan dirinya langsung kabur ke kebun di Bukit Kemuning milik kerabatnya. Untuk mengelabui kerabatnya, dirinya mengaku usai numbur orang. Mendengar itu, kerabatnya lalu mengantar kedua tersangka ke kebun untuk bersembunyi. “Saya dikasih uang, setelah itu langsung kami kabur ke Krui Lampung Barat, Lampung,” terangnya.(ibr)

















