PALEMBANG, fornews.co-Untuk kali pertama, ada yang berbeda pada laga Sriwijaya FC (SFC) kontra Semen Padang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (11/08) malam nanti.
Partai bertajuk duel Andalas ini, bakal melibatkan sang pengadil asal Australia, yakni Shaun Robert Evans, dan dibantu dua asistennya Wilson Kenneth Brown dan George Lakrindis. Trio Australia ini, sebelumnya pernah memimpin pertandingan Persib Bandung versus PS TNI pada 5 Agustus lalu.
“Tentu ini hal yang baik ada wasit asing memimpin pertandingan besok. Tapi, pemain harus berhati-hati, karena karakter wasit luar berbeda dengan Indonesia. Jangan banyak protes dan saya akan wanti-wanti pemain SFC untuk menunjukkan respek kepada mereka, selama ini tidak hanya kepada wasit asing saja karena menurut saya banyak wasit kita yang tidak kalah kualitasnya,” ungkap Caretaker SFC Hartono Ruslan, Kamis (10/08) sore.
Hartono mengungkapkan, keterlibatan wasit asing dalam kompetisi Indonesia ini, sebagai cara untuk lebih meningkatkan kualitas persepakbolaan di tanah air. “Ya agar sepakbola kita tambah maju, terlihat juga nanti mana yang fair play atau tidak. Kemudian, mereka juga tidak ada kepentingan disini sehingga rasanya lebih netral,” ungkapnya.
Sementara, Sekjen PSSI, Ratu Tisha menerangkan, memang pihaknya sengaja mendatangkan wasit asal Australia dan Kyrgyzstan untuk periode pertama. Rencananya, akan ada tiga periode dan di setiap periode PSSI akan mempekerjakan wasit dari negara berbeda.
“Periode pertama datang 2 Agustus 2017 dan bertugas sampai 15 Agustus 2017. Berikutnya, periode kedua diperkirakan tanggal 16-28 Agustus 2017, berikutnya di periode ketiga tanggal 29-11 September 2017. Setiap periodenya kami menggunakan wasit dari negara yang berbeda,” terangnya, seraya menandaskan, pada periode perdana, PSSI akan mendatangkan dua set wasit yaitu terdiri dari dua wasit utama dan empat asisten wasit. (bay)

















