PALEMBANG, fornews.co – Drama yang muncul sebelum digelarnya Musyawarah Kota (Muskot) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Palembang berakhir.
Hal tersebut setelah hasil Muskot FPTI Kota Palembang di Bongen Café, Sabtu (5/8/2023), menetapkan Mualimin Pardi Dahlan terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum FPTI Kota Palembang periode 2023 – 2027.
Namun, sebelum muskot digelar, ada sejumlah nama selain Mualimin Pardi Dahlan, salah satunya adalah Akbar Alfaro, anggota DPRD Palembang dari Partai Gerindra.
Menurut Ketua Pelaksana Muskot FPTI Palembang, Choirul Ridho, memang sebelumnya ada dua calon yang muncul yakni Mualimin Pardi Dahlan dan Akbar Alfaro. Hanya saja, hingga ditutupnya masa pendaftaran, berkas calon yang masuk hanya satu atas nama Mualimin Pardi Dahlan.
Kendati Akbar Alfaro tak muncul, sembilan rekomendasi dukungan dari 13 organisasi anggota FPTI Palembang yang diberikan kepada Mualimin tetap solid. Dukungan untuk Mualimin tersebut yakni, Mapala Alfedya, Mabidar, Palaspa, Brimpals, Mapatri, Wigwam, SWCC, Mafesripala, dan Ikapajras.
Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedi mengatakan, untuk memilih nahkoda itu sebenarnya nomor sekian, yang terpenting menyusun program serta visi dan misi karena tanpa hal tersebut organisasi tidak berjalan baik.
“Selain itu, juga saya berharap musyawarah ini berjalan dengan sportivitas. Malu urusan olahraga dicampur dengan urusan politik dan unsur corrupt, tanda bencana itu,” tegas dia, saat memberikan sambutan.
Beni mengungkapkan, pihaknya juga minta dalam bermusyawarah harus mengedepankan mufakat serta harus menghormati dan mematuhi keputusan yang telah disepakati.
“Mudah-mudahan dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kota Palembang. FPTI Sumsel tentu akan menssuport hal tersebut karena FPTI Kota Palembang merupakan andalan Sumsel,” ungkap dia.
Sementara, Ketua Umum KONI Palembang, Anton Nurdin, yang juga hadir menuturkan, bahwa FPTI Palembang merupakan salah satu cabor yang bersih, tidak ada transferan atlet dari luar dan benar-benar melakukan pembinaan sendiri dari atlet lokal kota Palembang.
“Harapannya hal ini dapat dipertahankan, begitu juga dengan prestasi juara umum. Ketua Umum terpilih nantinya akan mengemban tugas berat karena diawal kepemimpinannya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi sudah didepan mata. Tentunya ketua terpilih harus bekerja keras untuk membentuk formasi atlet,” tutur dia.
Ketua Umum FPTI Palembang terpilih, Mualimin Pardi Dahlan yang akrab disapa Apenk mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung proses ini berjalan baik, meski menyayangkan sempat beredar isu politik uang yang mengganggu.
Mualimin menambahkan, merasa terganggu dengan isu politik uang yang beredar, dan wajar jika banyak senior pecinta alam dan penggiat olahraga ini marah hingga akhirnya pada berkumpul, dan ada hikmahnya juga Mapala UIN akhirnya ikut bergabung ke kita.
“Tapi inilah dinamika, yang jelas kita mau FPTI berjalan lebih baik, professional, akuntabel, transparan, dan sportif dalam rangka memperkuat misi FPTI meningkatkan prestasi melalui pembinaan atlit dan memantapkan moral kesetiakawanan kita,” kata dia.
Advokat yang juga Komisaris Independen Perseroda Petro Muba ini melihat masih banyak profesional ahli olahraga panjat tebing di Palembang, dan ini akan dihimpun menjadi kekuatan.
“Saya tidak berarti apa-apa tanpa kerjasama tim yang solid,” tandas dia. (aha)

















