MUARADUA, fornews.co – Sriwijaya Ranau Gran Fondo resmi digelar di seputar kawasan Danau Ranau, Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (09/11). Event sepeda rekreasi ini tak hanya menarik minat peserta dari dalam negeri, beberapa peserta dari luar negeri pun ikut ambil bagian.
Seperti Robert Wong yang berasal dari Singapura. Jauh-jauh datang ke OKU Selatan, semangat Robert patut diapresiasi. Sebab di usianya yang menginjak 73 tahun, Robert masih bugar mengayuh sepeda untuk menyelesaikan rute sejauh 115 kilometer.
“Umur saya memang sudah 73 tapi saya yakin bisa finis. Harus finis,” ujarnya.
Menurut pria ramah tersebut, meski baru pertama kali menginjakkan kaki ke Kabupaten OKU Selatan, dia mengaku sangat terhibur dan senang, terutama keramahan yang disuguhkan oleh masyarakat setempat. Selain memuji kulinernya yang enak, pria yang sudah 20 tahun menggeluti kegiatan road bike ini mengaku senang dengan kesegaran udara di sekitar danau dan akses jalan yang bagus.
“Masyarakatnya friendly, semua ramah. Makanannya juga enak-enak, terutama ikan bakarnya saya suka sekali. Udara disini juga sangat segar dan akses jalannya sangat baik sekali dan mulus,” katanya.
Selama 20 tahun menggeluti kegiatan ini, banyak daerah yang sudah dikunjungi Robert, di antaranya Danau Toba di Medan, Bali bahkan Pulau Sumbawa. Menurutnya keindahan Danau Ranau tak kalah dengan wisata di daerah-daerah tersebut.
Tak hanya dikagumi peserta luar negeri, Sriwijaya Ranau Gran Fondo juga diakui putra daerah. Seperti diungkapkan salah seorang peserta bernama Yoan (26). Pria yang sehari-harinya bekerja dan menetap di Jakarta ini mengaku sengaja izin cuti dari kantornya untuk ikut bersepeda sambil berekreasi dengan ratusan peserta lainnya.
Menurut Yoan, tak hanya menyehatkan badan, dirinya sengaja ikut kegiatan ini untuk refreshing menyegarkan pikiran dan pulang kampung.
“Kebetulan kemarin pas mau cuti mudah, jadi sekalian ikut, soalnya ini perdana kan. Sepertinya asyik, makanya bela-belain ikut sekalian mudik. Saya aslinya OKU Timur tapi memang bekerja di Jakarta,” terang Yoan.
Sebagai putra daerah, Yoan mengaku sangat bangga dengan event seperti ini. Yoan berharap Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini terus digelar berkelanjutan kedepan dengan pengemasan yang lebih menarik.
Meski masih ada kekurangan disana sini seperti fasilitas penginapan, Yoan menilai penyelenggaraan Sriwijaya Ranau Gran Fondo sudah menjadi terobosan dari Gubernur Sumsel Herman Deru yang patut diapresiasi.
“Harapan kita kedepan tentu lebih baik lagi ya. Terutama fasilitas dan akses untuk peserta harus lebih dilengkapi. Tapi sejauh ini sudah baik sekali ini, apalagi untuk penyelenggaraan perdana,” tukasnya. (ije)

















