
BATURAJA, fornews.co-Dorong pelajar sebagai mitra dan lebih dekat dengan polisi, Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU), melaksanakan Program Satu Sekolah Dua Polisi (SSDP). Hal ini juga bertujuan memberikan rasa aman di lingkungan sekolah.
“Nanti kita akan datang ke sekolah-sekolah di OKU. Kita pilih yang kita anggap ramai, baik itu ramai dari segi perlintasan lalulintas atau ataupun potensi keramaian pada jam-jam tertentu (pulang sekolah). Jadi, jika terjadi kemacetan atau ada masalah bisa langsung diatasi,” ujar Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasat Lantas AKP Candra Kirana Putra SIK, Senin (23/01).
Menurut Candra, SSDP merupakan program kreatif dari Ditlantas Polda Sumsel, yang dilaksanakan di seluruh Satlantas. Program ini juga lebih menekankan pada upaya-upaya peningkatan kemanan dan keselamatan dalam rangka pencegahan kecelakaan dan kejahatan di kalangan pelajar.
“Namun, untuk saat ini kita baru fokus pada empat sekolah. Di setiap sekolah itu ditempatkan masing-masing, dua anggota Lantas. Dimana anggota kita, akan memberikan materi pembinaan kepada para pelajar tentang lalu lintas dan kemanan lainnya. Baik itu pada saat upacara, atau jam kosong,” jelasnya.
Dia berharap, program ini dapat membawa dampak positif bagi kemanan dan keselamatan lalulintas bagi pelajar. “Satu bulan ini, kita coba dulu di empat sekolah. Jika berjalan dengan baik, akan kita lanjutkan ke sekolah lain. Nanti kita akan bekoordinasi dengan polsek-polsek agar dapat melakukan progran serupa. Pihak sekolah sendiri sangat menyambut baik program ini,” pungkasnya. (wil)

















