JAKARTA, fornews.co – Gambo Muba kini tak hanya dikenal di kancah nasional dan internasional sebagai produk eco fashion. Kain khas Musi Banyuasin ini pun sekarang mulai dilirik sebagai pelengkap furnitur dan interior gedung.
Salah satu hotel bintang lima di Jakarta pun menjalin kerja sama untuk menggunakan Gambo Muba pada interiornya.
“Ya, kesepakatan ini setelah Gambo Muba mengikuti pameran beberapa waktu lalu di Jakarta. Dan alhamdulillah, nantinya desain interior dan furnitur di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta akan memakai Gambo Muba,” ucap Inisiator Gambo Muba yang juga Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada Dodi Reza, Senin (21/10).
Menurut Thia, kerja sama dengan Hotel Indonesia Kempinski ini sudah disepakati bahwa Gambo Muba menjadi pemenang tender.
“Target kami adalah untuk memperkenalkan pewarna alami getah gambir khas Muba yang ternyata tampil sangat menawan saat diterapkan di bahan-bahan industri interior,” ungkap peraih Penghargaan Perempuan Hebat Indonesia 2019 itu.
Thia optimis produk asli daerahnya kedepan dapat terus bersaing. Sehingga memang harus ada inovasi-inovasi kekinian yang terus berkembang.
“Sesuatu yang tidak berguna kami coba manfaatkan dengan maksimal supaya memiliki nilai tinggi dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, terutama untuk perkembangan industri tekstil,” tuturnya.
“Selanjutnya Gambo Muba juga akan tampil pada Jakarta Fashion Week di Senayan Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2019,” imbuhnya seraya mengatakan malam harinya juga akan ada Talk Show terkait Gambo Muba di Jakarta Fashion Week 2020.
Thia menyebut Gambo Muba sebagai eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran dikerjakan oleh tangan-tangan terampil para ibu di desa. Hasilnya telah menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.
Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk eco fashion, Gambo Muba memakai 100% pewarna anti kimia.
“Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50% limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna alami Gambo Muba,” terangnya. (ije)

















