PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan pada laga perdana Liga 2 2020. Gol penalti Rahel Radiansyah memastikan tiga poin bagi Laskar Wong Kito.
Bermain imbang 0-0 di babak pertama, Sriwijaya memperbaiki permainan di babak kedua. Hasilnya di menit 61 Sriwijaya membuka gol melalui Rudiyana. Mendapat umpan daerah dari Hari Habrian, Rudiyana memenangi adu lari dengan bek PSIM sebelum melepaskan tendangan keras yang tak terbendung kiper PSIM Sandi Firmansyah. Sriwijaya unggul 1-0.
Namun keunggulan Sriwijaya tak bertahan lama. Menit 84, PSIM menyamakan kedudukan 1-1 melalui TA Musafri. Berawal dari penetrasi Yoga Pratama ke sisi kiri kotak penalti Sriwijaya, gelandang muda ini mengirimkan umpan silang ke tengah kotak penalti yang disambut dengan sontekan Musafri. Mantan pemain Sriwijaya ini pun tidak melakukan selebrasi dan menunjukkan gestur memohon maaf kepada suporter Sriwijaya.
Para pendukung Sriwijaya yang mengira timnya akan mengakhiri laga dengan hasil imbang, kembali bersorak setelah wasit Rio Permana Putra menunjuk titik penalti di menit 90+3. Keputusan diambil setelah bek PSIM Hendra Wijaya divonis handsball usai menghalau bola sundulan Hari Habrian dengan tangan. Sontak, pemain PSIM memprotes keputusan tersebut. Laga pun sempat terhenti sekitar 5 menit.
Meski diprotes, namun keputusan wasit tidak berubah. Rahel Radiansyah yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sriwijaya pun kembali unggul 2-1. Selepas gol, pemain PSIM pun berusaha mengejar ketinggalan dengan meningkatkan serangan di waktu tersisa. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol tercipta. (ije)

















