
PALEMBANG, fornews.co-Ketua DPD II Partai Golkar Palembang M Hidayat menyampaikan, hari ini pihaknya akan membentuk tim verifikasi, untuk penjadwalan pembukaan pendaftaran pencalonan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Palembang.
“Untuk hari ini kita bentuk tim verifikasi. Sesuai juklak itu adalah kepengurusan dari Partai Golkar Kota Palembang, seperti pengurus harian yang sudah dibentuk pada bidang-bidangnya. Setelah itu, kita laporkan ke provinsi dan akan ada rapat rapat bersama, untuk menentukan kepanitiaan buka dan tutup pendaftaran sampa jam berapa, kemudian masa waktu penjaringan tersebut,” jelasnya, Sabtu (13/05).
Dayat menjelaskan, memang dalam waktu dekat hari ini rapat untuk penjadwalan pembukaan pendaftaran pencalonan Bakal Calon Wali Kota Palembang yang dipilih Golkar, akan jadwalkan dan waktunya. “Kalau untuk berapa lama masa waktu pendaftaran calon itu, nanti akan dilihat lagi juklaknya, sepantasnya berapa lama Golkar membuka pendaftaran. Itu bebas, diluar kader pun bisa mendaftarkan,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat Ketua FOSSBI Sumsel ini menuturkan, meski Partai Golkar belum membuka pendaftaran secara resmi, namun sudah banyak pihak-pihak yang sudah menghubungi pengurus harian untuk bisa diusung dari Partai Golkar. “Alhamdulilah, ada yang sudah berkomunikasi dengan saya dan pengurus harian. Karena Golkar inikan punya daya tarik sendiri, Insyaallah dalam penjaringan ini kita akan berikan maksimal yang terbaik untuk masyarakat yang akan diusung dan didukung oleh Partai Golkar itu sendiri. Ini jelas terbuka untuk siapapun bagi siapapun yang akan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang kedepannya,” tuturnya.
Golkar sendiri, tambahnya, memiliki enam kursi di DPRD Palembang, jika ingin maju ke Pilkada harus mencari minimal empat kursi lagi untuk memenuhi kuota 20%. “Golkar pasti berkoalisi, ya sesuai aturan parlemen minimal 10 kursi. Tapi untuk memenangkan pilkada, kalau bisa diajak semua mengapa tidak,” tandasnya. (tul)

















