
PALEMBANG, fornews.co- Teriknya sinar matahari yang membuat panas Kota Palembang, Jumat (03/02) siang, tidak menyurutkan langkah ribuan umat muslim untuk kembali turun ke jalan menggelar aksi damai 302, di Bundaran Air Mancur (BAM).
Aksi yang dilaksanakan pasca solat Jumat di Masjid Agung tersebut, cukup mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Meski, areal BAM dipadati umat yang menggelar aksi, namun arus lalu lintas yang mengarah pada titik nol kilometer di Kota Palembang tersebut, tidak mengalami kemacetan. Aktifitas yang berada di sekitar lokasi aksi tetap berjalan seperti biasa.
“Hadirnya umat Islam di tengah Bundaran Air Mancur merupakan bentuk keimanan umat Islam untuk membela agamanya. Semoga Allah membukakan hati seluruh umat Islam untuk membela agama Allah apapun profesinya, apapun kedudukan untuk bersama membela agama Allah,” ungkap salah satu pimpinan ulama KH Taufik Hasnuri saat berorasi, Jumat (03/02).
Sementara, Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Sumsel Habib Mahdi Muhammad Syahab mengimbau, semua pihak baik itu para ulama, kyai, dan pimpinan pondok pesantren, untuk bersama merapatkan barisan untuk menjaga Ukhuwah Islamiah, dan jangan ada lagi sekat antara umat islam. “Untuk semua pihak yang terkait agar bersama menjaga kesatuan NKRI dengan cara yang elegan. Jangan sekali sekali melakukan kriminalisasi dan intimidasi terhadap ulama,” tegasnya.
Setelah beberapa ulama melakukan orasi, para umat yang mengikuti aksi 302 tersebut tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Bahkan, sebagian umat yang hadir ikut membersihkan sampah disekitar lokasi aksi damai tersebut. (cak).

















