PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC sempat mendapat perlakuan tak mengenakkan setibanya di Pekanbaru, Minggu (21/07) siang. Meski demikian, hal itu tak mengurangi fokus Laskar Wong Kito saat berhadapan dengan tuan rumah PSPS Pekanbaru, Selasa (23/07).
Ya, setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, sekitar pukul 12.30 WIB, tak ada panitia penjemputan yang menunggu tim. Padahal sesuai regulasi kompetisi, itu merupakan kewajiban tuan rumah. Tunggu punya tunggu masih tak ada juga bus yang hadir ke bandara. Hingga akhirnya diputuskan tim menuju hotel dengan menyewa kendaraan sendiri yaitu bus Damri dan beberapa taksi bandara.
“Padahal (penjemputan) itu kan sesuai regulasi. Tapi itu urusan mereka (PSPS Pekanbaru). Soal sanksi biar Liga yang menentukan,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi dihubungi fornews, Minggu (21/07) sore.

Menurut Kas, dirinya tak mau ambil pusing soal perlakuan tuan rumah kepada timnya. Dirinya justru memilih fokus kepada pertandingan nanti. Sebab, Sriwijaya membidik kemenangan untuk mengamankan posisi di klasemen sementara.
“Saya sudah ingatkan kepada pemain untuk tidak memikirkan hal lain selain pertandingan. Kita harus fokus ke pertandingan dan menang. Tidak boleh terpengaruh dengan hal-hal kecil seperti ini,” katanya.
Sementara itu, malam ini Yongki Aribowo dkk dijamu makan malam di rumah kapten tim Ambrizal di Pekanbaru. Kegiatan ini sebagai bentuk keakraban dan telah terbangun sejak awal tim terbentuk. Seperti sebelumnya saat di Yogyakarta, tim juga dijamu oleh Muhammad Hamdan Zamzani dengan berbagai makanan khas Yogyakarta. (ije)
















