PANGKALAN BALAI, fornews.co – Beredar wacana Pemilu kembali digelar bersamaan dengan Pilkada Serentak 2024. Bawaslu Sumsel menyatakan kesiapannya melakukan pengawasan sebagaimana dengan amanat UU Nomor 7 tahun 2017 dan UU Nomor 10 tahun 2016.
“Pada Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 kami menyadari akan memiliki tantangan tersendiri dibandingkan pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Kita ketahui bahwa pada tahun 2024 ini akan dilaksanakan dua pesta demokrasi yaitu Pemilu 2024 yang akan memilih presiden dan wapres, DPR, DPD, DPRD dan Pilkada Serentak yang akan memilih gubernur, bupati dan juga wali kota,” ujar Ketua Bawaslu Sumsel, Iin Irwanto di sela kunjungannya meninjau tanah yang dihibahkan Pemkab Banyuasin kepada Bawaslu Kabupaten Banyuasin, Jumat (19/2/2021).
Ii menyampaikan, secara kelembagaan Bawaslu Sumsel akan mempersiapkan diri agar tugas pokok dan fungsi dapat terlaksana secara maksimal.
“Oleh karena itu, sejak dini kami akan tetap melakukan penguatan-penguatan lembaga, kami akan melakukan kajian-kajian dan juga akan mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama ini sehingga dapat diproyeksikan untuk perbaikan di masa mendatang,” katanya.
Iin mengatakan, Bawaslu akan menentukan strategi dan metode pengawasan yang efektif dan efisien terkait dengan tahapan-tahapan yang selama ini dianggap rawan seperti tahapan DPT, tahapan logistik, kampanye dan juga tahapan pemungutan dan penghitungan suara.
“Titik-titik lemah yang selama ini terjadi pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana dan juga pelanggaran kode etik akan kami antisipasi dengan mengambil langkah-langkah preventif sehingga penyelenggara, peserta dan masyarakat dapat turut serta mengawasi dan mengindahkan aturan-aturan yang berlaku,” tegas Iin.
Bawaslu juga akan mengevaluasi dan mengkaji potensi-potensi pelanggaran yang kerap terjadi saat Pemilu dan Pilkada seperti politisasi SARA, politik uang, ujaran kebencian dan juga hoaks di media sosial.
“Menyikapi hal ini, kami akan kembangkan kegiatan-kegiatan yang dapat mengurangi potensi pelanggaran-pelanggaran yang selama ini terjadi. Dengan demikian penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 nanti akan dapat kita hadapi dengan baik dengan kualitas pengawasan yang baik, kinerja yang baik dan dukungan masyarakat yang tinggi sehingga Pilkada dan Pemilu dapat dilaksanakan secara demokratis, berkualitas dan bermartabat,” tukas Iin. (ije)

















