PALEMBANG, fornews.co – Timnas sepak bola putri Indonesia berhasil mengatasi perlawanan Maladewa pada pertandingan perdana Grup A Asian Games 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (16/08). Indonesia menang 6 gol tanpa balas.
Keran gol Indonesia dibuka Zahra Muzdalifah di menit 10 melalui sundulan menyambut sepak pojok Yudith Herlina Sada. Pundi gol Indonesia bertambah setelah Mayang ZP sukses mengeksekusi penalti di menit 15. Wasit Thein Aye Thein asal Myanmar menunjuk titik putih setelah bek Maladewa menjatuhkan Zahra yang melakukan penetrasi ke kotak penalti.
Nama winger kanan Indonesia Yudith Herlina Sada masuk papan skor setelah tendangan kerasnya menyambar bola rebound sepakan Zahra yang ditepis kiper Maladewa Leeza Aminath di menit 30 sukses menggetarkan jala gawang Maladewa ketiga kalinya.
Tekanan Indonesia di babak kedua tak berkurang. Di menit 54, Mayang kembali membukukan gol. Sepakan first time menyambut umpan Tia Darti Septiawati sukses merobek gawang Maladewa. Menit 61 Jessela Arifya Sari yang baru masuk ke lapangan 1 menit memperbesar keunggulan Indonesia melalui sundulannya. Menit 72, Zahra menggandakan golnya melalui sundulan terarah untuk membawa Indonesia unggul 6-0.
Pelatih Timnas Sepak Bola Putri Indonesia Satia Bagdja Ijatna bersyukur mendapatkan kemenangan pertama. Hal ini sangat berharga untuk menghadapi dua laga penyisihan berikutnya.
“Terima kasih kepada pemain sudah kerja keras. Tinggal ke depan lawan Chinese Taipei dan Korea Selatan,” kata Satia pada post match conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (16/08) malam.
Menurut Satia, meski menang besar di pertandingan tadi, sudah baik untuk laga awal. Namun Satia menilai Zahra Muzdalifah dkk masih terburu-buru untuk penyelesaian.
“Baru memasuki menit 20, para pemain mulai percaya diri dan tenang. Meski menang tapi masih ada kelemahan dalam kontrol tim. Masih ada yang bermain individu. Tapi saya bersyukur menang sehingga ada modal untuk ke depan,” ujar Satia.
Pelatih Timnas Sepak Bola Putri Maladewa Mohamed Athif mengakui kekalahan timnya dan mengucapkan selamat buat Indonesia. Menurut Athif, timnya sudah berusaha menampilkan permainan terbaik. Tapi memang kualitas individu maupun kolektivitas tim mereka kalah.
“Kami akan lakukan perbaikan menghadapi Korea Selatan. Korsel salah satu raksasa sepak bola putri jadi kami harus bersiap. Terima kasih Indonesia telah memberi pelajaran buat pemain kami,” tuturnya.
Pada pertandingan Grup A lainnya, Korea Selatan mengkandaskan perlawanan Chinese Taipei 2-1. Gol Korsel dicetak Jeon Ga Eul (menit 8) dan Jang Selgi (53). Sementara gol China Taipei disumbangkan Yu Hsiuchin (74).
Dengan hasil ini Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup A dengan 3 poin sama seperti Korsel namun unggul selisih gol. (ije)

















