
PALEMBANG-Wali Kota Palembang H Harnojoyo meyakinkan, dengan normalisasi daerah aliran sungai dan anak sungai di beberapa kelurahan Kota Palembang, mampu mencegah banjir atau genangan air yang tidak mengalir dengan baik.
Orang nomor satu di Palembang ini menjelaskan, bahwa ada penyempitan saluran yang disebabkan tergerusnya dinding sungai. Seperti yang terjadi di anak Sungai Cempaka, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame. Selain dipenuhi tumpukan sampah dan tumbuhan enceng gondok, sungai tersebut dangkal juga disebabkan tergerusnya tanah dibibir sungai tergerus yang menyebabkan penyempitan aliran air. “Setelah melihat bagian ujung sungai, ada penyempitan jadi wajar air disini tidak mengalir dengan lancar, tadi sudah saya perintahkan Bappeda untuk merencanakan normalisasi,” ungkap Harnojoyo saat berada di Lokasi Gotong Royong Kebersihan Anak Sungai Cempaka, Minggu (09/10).
Harnojoyo mengungkapkan, selain giat melakukan gotong royong bersama warga, upaya untuk membersihkan sungai juga diiringi normalisasi dengan melakukan pengerukan dan pengerasan dinding sungai serta membangun waduk atau kolam retensi. Cara ini merupakan satu solusi paling tepat dalam menuntaskan persoalan banjir. Karena pada dasarnya komposisi Kota Palembang hampir 65% merupakan tanah rawa. “Normalisasi terus berjalan, namun terpenting itu kesadaran kita semua, sebagai mahluk hidup dibumi ini wajib untuk menjaga dan melestarikan (sungai),” ujarnya.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Palembang M Sapri mengatakan, normalisasi anak Sungai cempaka akan dilaksanakan pada angggaran perubahan. Pengerjaan pengerukan dan pembangunan talut sepanjang 200 meter ini dilaksanakan oleh Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang. Selain itu, seiring dengan arahan wali kota setelah berdiskusi bersama warga, pihaknya akan membangun kolam retensi kecil yang sebelumnya merupakan fasilitas umum warga sekitar. “Sesuai arahan Wali Kota, Pemkot segera normalisasi aliran anak sungai. Tahun ini kita kerjakan dulu ujung sungai yang panjangnya 200 meter, ada juga kolam kecil, itu juga akan segerah dikerjakan yang bisa menjadi daerah resapan,” tutupnya.(ibr)

















