
BATURAJA-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumsel Agus Sutikno menyatakan, kepada pengurus DPC OKU Raya ( OKU Induk, OKU Selatan dan OKU Timur) yang melaksanakan musyawarah cabang (muscab) bersama, untuk tidak tercerai berai dan saling bermusuhan.
Karena, jelas Agus, pertikaian PPP di tingkat pusat telah usai setelah dilaksanakannya islah. Jadi, untuk bersatu saja PPP masih terbilang ‘kecil’, apalagi bercerai-berai. Kader PPP harus menjadi seperti pohon bambu yang memiliki akar kuat tidak mudah digoyahkan oleh angin puting beliung sekalipun. “Lihatlah pohon bambu, dua dan tiga tahun pertama berusaha menguatkan akar ke depan, belakang, samping kanan dan kiri, baru di tahun kelima mulai meninggikan batangnya ke atas. Artinya apa seorang kader jangan cepat bermimpi dan berambisi menjadi anggota dewan, tapi berusahalah untuk memiliki akar yang kuat ke masyarakat,” jelas Agus, saat menghadiri Muscab VIII bersama OKU Raya di Hotel Grand Kemuning Baturaja, Minggu (09/10).
Agus Sutikno yang didampingi Sekretaris DPW PPP Sumsel Rizal Kennedi mengingatkan, betapa pentingnya kaderisasi sehingga masa depan partai benar-benar kokoh. “Saya sangat berharap, masalah kaderisasi harus diperhatikan. Sejauh ini soal pengkaderan terbilang lemah. Ke depan, kita harus mampu melahirkan kader andal, bahkan bisa berkiprah di ajang nasional,” harapnya.
Sementara, Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM berharap, kepada partai berlambang Ka’bah tersebut, dalam melaksanakan Muscab VIII bersama DPC PPP, selain tempat ajang silaturahim, juga dapat menghasilkan pengurus yang dapat membawa kemajuan bagi partainya, terutama bagi kemajuan daerahnya masing-masing. Serta dapat selalu bersinergi dengan Pemkab sehingga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerahnya. “Jangan kedepankan perbedaan. Melainkan, jadikan perbedaan untuk berbenah dan terus bergerak dalam memajukan partai serta bersinergi dengan pemerintah membangun daerah,” katanya.
Sekretaris DPC PPP OKU Umi Hartati saat dibincangi wartawan mengatakan, pembukaan Muscab VIII DPC PPP di tiga kabupaten OKU sengaja dilakukan bersamaan guna efisiensi waktu. Hanya saja m, usai pembukaan untuk Muscab tetap dilaksanakan secara terpisah, sesuai dengan Kabupaten masing-masing. “Selain memilih Ketua DPC, muscab ini juga memilih formatur di kepengurusan DPC. Di DPC PPP OKU sendiri dikarenakan Ketuanya Pak H Sodirin sudah dua periode maka sesuai dengan AD/ART Partai harus dipilih yang baru. Acara ini berlangsung dua hari mulai hari ini dan besok (09-10 Oktober),” tandasnya.
Hadir dalam acara lima tahuan PPP itu, yakni Ketua DPRD OKU, Zaplin Pani dan sejumlah tamu undangan dari Parpol di OKU. (ibr)

















