JAKARTA, fornews.co – Lembaga Survey Populi Center merilis hasil terbaru untuk Pilkada Sumsel 2018, yang dilaksanakan pada 15-22 Januari 2018. Dari hasil tersebut, elektabilitas pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY) mencapai 41,4%.
Elektabilitas pasangan yang diusung PAN, Nasdem dan Hanura itu mengungguli tiga pasangan lainnya. Untuk elektabilitas pasangan Dodi Reza Alex- Giri Ramanda yang diusung PDIP, Golkar dan PKB, berada diangka 21,3%. Berikutnya pasangan Ishak Mekki-Yudha Pratomo dengan tingkat elektabilitas 16,4%. Sementara, pasangan Aswari Rifai – M Irwansyah elektabilitasnya ada ditingkat 9,0%, sedangkan sisa 12 % belum menentukan pilihan.
Peneliti senior Populi Center, Nona Evita menerangkan, survey yang mereka jalankan dilakukan di 80 desa/ kelurahan, melalui wawancara tatap muka dengan 800 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error +/- 3,39% dan tingkat kepercayaan 95%.
“Top of mind menempatkan Herman Deru dengan elektabiltas paling tinggi yaitu 26,1%, kemudian Dodi Reza Alex 12,8%, Ishak Mekki 10,6 % dan Aswari Rifai 5,9%,’’ terangnya, kepada media, Rabu (31/01/2018).
Nona melanjutkan, ada beberapa temuan penting yang dihasilkan dari survei ini. Pertama, untuk pengetahuan Pilkada di Sumsel, 62% mengetahui akan adanya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023. Sementara 31,4% mengaku belum mengetahui informasi seputar Pilkada Sumsel. “Keinginan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Sumsel tinggi, yaitu 93.9%,’’ ujarnya.
Dari segi popularitas, urainya, dari delapan tokoh yang masuk dalam bursa calon gubernur /cawagub Sumsel periode 2018-2023, popularitas Herman Deru mencapai 87.4%, disusul Ishak Mekki 79,3%, Dodi Reza Alex (68.4%), Saifudin Aswari Rivai 34,9%, Mawardi Yahya32,3%, Giri Ramanda Kiemas 25,5%, Yudha Pratomo 9,3% dan M. Irwansyah 8,9%.
“Untuk penilaian terhadap 8 tokoh tersebut, Herman Deru mendapatkan penilaian positif tertinggi dari masyarakat sebesar 75,4%, disusul Ishak Mekki 67,6%, Dodi Reza Alex 54,0%, dan Saifudin Aswari Rivai 28,4 %. Ini menunjukkan tingkat pengenalan responden berbanding lurus dengan tingkat penilaian responden terhadap tokoh tersebut,’’ jelasnya.
Nona menambahkan, dari hasil survey tersebut tercermin bahwa alasan paling besar dalam memilih kandidat adalah karena faktor berpengalaman di pemerintahan sebesar 26,1%, merakyat 13,1%, putra daerah 8%, berwibawa dna bijaksana 7,6%, jujur bersih dan bebas KKN 6,5% dan memiliki kemampuan memimpin sebesar 5,1%. (tul)

















