
BATURAJA, fornews.co – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Johan Anuar, dipastikan kembali menduduki kursi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Derah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) untuk ketiga kalinya.
“Sepertinya rekan – rekan (Ketua) kecamatan tadi sepakat dan mufakat menginginkan saya mencalonkan sebagai ketua (DPD Golkar OKU,red), Alhamdulillah,” ucap Johan dalam acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke IX di gedung SKB, Sabtu (22/4).
“Sepertinya rekan – rekan (Ketua) kecamatan tadi sepakat dan mufakat menginginkan saya mencalonkan sebagai ketua (DPD Golkar OKU,red), Alhamdulillah,” ucap Johan.
Seperti diketahui kata Johan, bahwa Musda ini digelar dalam rangka memilih ketua partai Golkar OKU yang baru. Dan jauh hari, sudah dibuka kesempatan seluas -luasnya pada kader yang ingin mencalonkan diri .
“Saya sendiri sudah dua kali. Dan ini untuk ketiga kalinya. Kalau memang ada kader yang ingin nyalon, silahkan. Ini terbuka,” katanya.
Dirinya sendiri mengaku sudah mendapat izin dari DPD Golkar Provinsi dan DPP (pusat) untuk nyalon ketiga kalinya.
“Saya berterima kasih pada panitia atas terselenggaranya Musda ini. Kami juga sangat berterima kasih atas kehadiran undangan. Ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami,” katanya.
Kalaupun dirinya nanti terpilih kembali, Johan berharap para kader dan pengurus Partai Golkar OKU dapat ikut berpartisipasi mengisi pembangunan daerah ini.
“Dan apabila ada hal kurang berkenan di kepemimpinan kami, tolong kami ditegur, tolong marahi kami,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD partai Golkar Sumsel M. Yansuri S.I.P, menegaskan bahwa dalam Musda ini, Pak Alex Noerdin (Ketua DPD Golkar Sumsel) tidak menitipkan nama si A atau si B untuk dipilih menjadi ketua.
“Kami (DPD Golkar Provinsi) tidak ada pemikiran mengarah ke salah satu calon. Musda ini terbuka dan tidak ada tekanan,” katanya.
Sekali lagi ditegaskan, bahwa tidak ada manipulasi demokrasi dalam hal Musda ini. Bahkan dibuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapapun kader termasuk orang luar kader yang ingin mencalonkan diri.
“Orang luar pun boleh nyalon, dengan syarat membawa rekomendasi DPP Golkar. Jadi pintunya sudah terbuka. Dan sudah banyak pengusaha yang berduit dll, namun ternyata gugur dan tidak dipilih oleh yang punya hak suara. Kami pesan, pilihlah calon ketua yang benar benar dapat membesarkan partai, dan yang kalian pilih adalah pemimpin kalian nanti,” pungkasnya.(gus)

















