PALEMBANG, fornews.co – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar kegiatan Bulan Peduli Kanker Payudara dan Serviks.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, di Palembang, Selasa (03/10), ini dilakukan pemeriksaan sebagai bentuk pencegahan serangan kanker payudara dan serviks menimpa kaum hawa. Hadir pada kegiatan ini Kajagung HM Prasetyo bersma Ketua Umum IAD Ros Ellyana Prasetyo.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Dra Lesty Nuraini Apt MKes mengatakan, kangker serviks dan payudara merupakan penyebab kematian cukup tinggi pada perempuan. Di mana, kanker ini biasanya menyerang perempuan yang usai masih produktif dari 30 sampai 50 tahun.
“Untuk itu, kita menggelar kegiatan ini untuk pencegahan agar perempuan tidak terkena kanker serviks dan payudara. Karena ini perlu adanya deteksi dini. Dengan cepat diketahui maka bisa segera melakukan pengobatan, pengendalian kanker,” ujarnya.
Nuraini menambahkan, penyebab kanker ini belum diketahui pasti, hanya sebagian besar karena pengaruh pola hidup, hingga keturunan. “Untuk pencegahannya, segera kita temukan dan kita obati, melalui deteksi dini ini. Itu kuncinya untuk mengobati penyakit ini, segera ditemukan dan diobati,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikannya, ke depan bisa mencapai cakupan yang lebih luas, dengan harapan perempuan Sumsel, bebas dari kanker ini. Pihaknya (Dinkes Sumsel) menargetkan sebanyak 344.000 perempuan dan ibu-ibu akan periksa.
“Sejak 2015 sampai saat ini, sudah 5.226 yang diperiksa. Ternyata ada sebanyak 1.870 wanita positif kangker serviks dan payudara, atau 38%. Artinya, ini cukup tinggi sehingga dari dini harus kita cegah,” tuturnya. “Saat ini fokus kita aktivitas fisik, makan buah dan sayur, asi ekslusif dan tidak merokok, cek rutin kesehatan agar bisa perempuan dan ibu-ibu kita lebih sehat,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini antuasia warga begitu tinggi. Setidaknya ada 500 orang perempuan menjalani pemeriksaan deteksi dini kanker payudara servicks, atas kerjasama IAD Sumsel, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan BPJS.
Sementara itu, Kajati Sumsel, Susdiyarto Agus Prapto mengatakan, kegiatan ini terselangga bersama dengan bulan perduli kangker serviks dan payudara terselenggara dengan Oase Kabinet Kerja. Di mana, pihaknya bekerjasama dengan Dinas kesehatan dan BPJS untuk pencegahan dini agar perempuan tidak terkena kanker serviks dan payudara.
“300 sampai 500 orang bisa mengikuti tes deteksi dini kanker serviks dan payudara. Kita harapkan perempuan Sumsel, yang sehat, selain ini kita juga bagikan kartu sehat, yang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Sedangkan Kepala Kejaksaan Agung HM Prasetyo menambahkan, kedatanganya ke Palembang, serasa pulang kampung lantaran pada tahun 1998 pernah bertugas di Palembang, sehingga mengingatkan kenangan yang pernah ada.
“Karena pentingnya peranan ibu-ibu dalam keluarga, ini merupakan hal yang penting, satu alat reproduksi satu lagi untuk asi. Karena ibu yang sehat juga akan melahirkan anak-anak yang sehat,” tukasnya. (bay)

















