PALEMBANG, fornews.co – Timnas Indonesia sukses menggenggam trofi AFF U22 Championship 2019 setelah menundukkan Thailand 2-1 di National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/02) malam.
Kemenangan Garuda Muda terasa istimewa karena ini merupakan partisipasi perdana di turnamen ini. Indonesia tidak mengirimkan tim pada edisi pertama turnamen yang digelar di Bangkok, Thailand, tahun 2005 silam. Selain merebut gelar dari juara bertahan turnamen, Indonesia juga membuktikan mampu menjadi yang terbaik di negeri orang.
Bagi Indonesia, pertandingan menghadapi Thailand di semua kelompok umur dan turnamen, bukan hal yang mudah. Tak jarang tim berjuluk Gajah Perang itu menjadi penghancur mimpi Indonesia merengkuh gelar juara. Tapi kini, Witan Sulaiman dkk mampu membalikkan prediksi bahwa mereka inferior dibanding Thailand.
Imbang di babak pertama, Indonesia sedikit mengendur di awal babak kedua. Prediksi bahwa Thailand akan mempertahankan gelar tampaknya berjalan mulus setelah mereka unggul di menit 57. Adalah kapten Thailand, Saringkan Promsupa yang berhasil menjebol gawang Awan Setho melalui sundulan menyambut tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti Indonesia.
Namun gol Thailand tak mematahkan semangat pemain Indonesia. Hanya butuh waktu dua menit, gol penyeimbang lahir. Sani Riski mencetak gol di menit 59 saat tendangan jarak jauh yang dia lepaskan membentur bek lawan dan membuat bola berubah arah dari antisipasi kiper Thailand lalu melesat masuk ke gawang.
Indonesia pun berbalik unggul 2-1 di menit 63. Tendangan bebas Muhammad Luthfi Kamal dari sisi kiri kotak penalti Thailand disambut sundulan terarah Osvaldo Haay.
Tertinggal satu gol Thailand pun berupaya mengurung pertahanan Indonesia. Dua striker tambahan dimasukkan dengan mengorbankan pemain di lini bertahan.
Indonesia punya peluang mengunci kemenangan di menit 87 saat Osvaldo tinggal berhadapan dengan kiper Thailand. Sayangnya dia gagal menceploskan bola ke dalam gawang dalam posisi satu lawan satu.
Petaka bagi Indonesia datang di menit 88 setelah Bagas Adi diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena pelanggaran kerasnya ke pemain lawan. Indonesia pun dipaksa bermain bertahan di sisa waktu pertandingan normal plus injury time selama 5 menit.
Beruntung, meski hanya bermain dengan 10 orang di penghujung babak kedua, Indonesia mampu bertahan dengan baik dan mementahkan peluang yang didapat Thailand. Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, Indonesia sukses mempertahankan keunggulan 2-1 dan menjadi juara di AFF U22 Championship 2019. (ije)

















