KAYUAGUNG, fornews.co – Pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), di tahun anggaran 2019. Di mana alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur di tahun depan mencapai Rp10,7 milyar.
Salah satu jalan yang menjadi target pengerjaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) adalah jalan yang menghubungkan Jalan Sepucuk menuju Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur. Hal ini menyusul setelah pembangunan jalan Sepucuk yang rampung pada tahun 2018 ini.
Bupati OKI, H Iskandar SE mengatakan, pengerjaan ini ditargetkan akan membuat jalan mulus. “Tahun berikutnya Insyaallah program perbaikan infrastruktur akan terus dilanjutkan sehingga mempermudah transportasi masyarakat OKI, khususnya di empat kecamatan, seperti Cengal, Sungai Menang, Petir dan Kayuagung,” kata Iskandar.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR OKI, Ir H Hapis MM mengungkapkan, kendala yang dihadapi untuk membuat seluruh jalan di OKI mulus adalah karena panjangnya jalan yang menjadi tanggungjawab Pemkab OKI, begitu luas yakni mencapai 1.538.869 km dari 112 ruas. Akan tetapi, hal ini tidak didukung dengan anggaran yang setimpal.
Selain itu, kontur wilayah Kabupaten OKI, yang 75%nya adalah rawa juga menyebabkan beberapa titik pembangunan di wilayah ini memerlukan perlakuan khusus.
“Membangun jalan di tengah rawa memang memerlukan perlakuan khusus dan biaya yang cukup besar,” ujarnya.
Hafis mengakui, dilihat dari segi pembiayaan yang dikeluarkan, perkembangan pembangunan jalan ini sudah cukup bagus.
“Ruas jalan Kabupaten dalam kondisi mantap sebesar 61% dan hanya menyisakan 8,27% dalam kondisi rusak berat,” katanya seraya menambahkan setiap tahun pembangunan jalan ini terus meningkat. (rif)

















