
PALI, fornews.co – Mat Kori (40), warga di Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hingga kini masih berada dalam pasungan keluarga.
Pihak keluarga beralasan, pemasungan Mat Kori selama 7 tahun tersebut, lantaran sering mengamuk dan merusak tempat umum sehingga ditakutkan akan mencelakakan warga lain. Padahal, warga sekitar merasa tidak tega melihat Mat Kori dikurung dengan tangan dan kaki terikat di ruangan dari kayu tanpa pintu dan jendela, serta berukuran sempit.
“Sebenarnya, kami tidak tega saat melintas di depan rumah Mat Kori. terkadang dia memanggil dari dalam kurungannya untuk diobati. Tapi, ya kami tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran keluarganya tidak mengizinkan. Mereka takut ketika dilepas akan meresahkan warga sekitar,” Badar, warga sekitar rumah Mat Kori, Jumat (13/01).
Badar menuturkan, sudah ada dan sering pihak Dinkes dan Dinsos PALI datang ke rumah Mat Kori. Tapi, hanya bisa memberi bantuan makanan dan obat-obatan alakadarnya. “Pernah juga ada dari Provinsi Sumsel datang untuk membawa ke rumah sakit jiwa. Namun tetap saja pihak keluarganya tidak mengizinkan. Kami berharap pemerintah untuk meyakinkan keluarga Mat Kori dan membujuknya agar mengizinkan Mat Kori diobati,” tuturnya. (lur)
















