PALEMBANG, fornews.co-Rumah Sehat Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19) di Wisma Atlet komplek Jakabaring Sport City (JSC) hari ini resmi di tutup Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel).
Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya menyampaikan, penutupan rumah sehat tersebut karena jumlah pasien yang terpapar COVID-19 sudah mengalami penurunan.
“Baik ODP (orang dalam pemantauan) maupun PDP (pasien dalam pengawasan) sudah mampu di atasi langsung oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten/kota maupun rumah sakit rujukan yang ada di provinsi. Makanya, fungsi rumah Sehat COVID-19 di JSC dihentikan sementara,” ujar dia, di Wisma Atlet JSC, Senin (31/8).
Tak lupa, Mawardi menyampaikan terima kasih atas kontribusi penuh dari Tim Satgas Unit Rumah Sehat COVID-19, yang telah berjuang bersama-sama secara ikhlas untuk membantu pasien COVID-19.
Kemudian Mawardi berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumsel agar bisa memberi perhatian khusus kepada para tenaga medis, yang sudah menyumbangkan tenaga pikiran dan waktu mereka dalam menangani COVID-19.
“Terima kasih banyak kepada seluruh Tim Satgas Unit Rumah Sehat COVID-19 dan tenaga relawan dari JSC, atas segala perhatian, kepedulian dan kerja ikhlas tanpa batas, sehingga pelayanan di Rumah Sehat COVID-19 JSC secara nasional dinilai sebagai tempat karantina atau isolasi yang terbaik dalam penanganan COVID-19,” jelas dia.
Sementara Ketua Harian Rumah Sehat COVID-19 JSC, Aufa Syahrizal melanjutkan, saat ini masyarakat bisa menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Karena Rumah Sehat COVID-19 yang telah beroperasi sejak Maret 2020 ini hanya membantu masyarakat yang dinyatakan ODP, PDP atau positif dalam menjalani isolasi.
“Sesuai dengan Surat Edaran dari Gubernur Sumsel per 31 Agustus, fungsi dari rumah sehat untuk sementara dihentikan. bukan berarti pemerintah lepas tangan untuk menangani COVID-19, tetapi prinsipnya rumah sehat ini hanya membantu rumah sakit. Sekarang rumah sakit yang menjadi rujukan sudah siap untuk menampung dan menangani pasien COVID-19,” tandas dia. (aha)

















