
Sosok Aziz Azwar di kalangan olahraga di Banyuasin, maupun di provinsi bukanlah pendatang baru. Bahkan dirinya saat ini dipercaya untuk memimpin, seperti Ketua Harian Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Banyuasin, dan Ketua Umum Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kabupaten Banyuasin.
Bukan hanya itu, Aziz juga menjabat Wakil Sekretaris Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Serta beberapa organisasi pemuda dan juga pengusaha baik di Bumi Sedulang Setudung, maupun provinsi. Berbagai pengalaman dan pengetahuannya di organisasi, maka dirinya terdorong untuk mencalonkan diri sebagai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuasin, periode mendatang.
Menurut Aziz, keinginan untuk maju sebagai Ketua KONI Banyuasin, bukan hanya keinginan pribadi. Melaikan, tergugah dari para pelaku olahraga di Kabupaten Banyuasin, saat ini menginginkan ada perubahan yang mendasar dalam kepengurusan KONI ke depan. Dimana tantangan prestasi dan iklim kompetisi olahraga antar daerah di Sumsel, menuntut untuk melakukan berbagai percepatan kejar prestasi.
“Yang jelas, saya siap mengabdi dan memberikan pemikiran untuk memajukan dunia olahraga dengan manajemen yang transparan dan memiliki akuntabilitas kepada publik maupun pelaku olahraga yang ada di daerah ini. Tapi, pengelolaan KONI, tidak bisan sendirian, harus dilakukan secara kolektif dan bersama pengurus,” ujarnya kepada fornewa.co Kamis (16/03).
Bahkan, Aziz mengaku, dirinya sudah mempersiapkan konsep-konsep percepatan dengan melakukan konsolidasi membangkitkan lagi semangat para pengurus cabang olahraga yang ada. Di antaranya, dengan menggali sumber pendanaan baik dari APBD maupun membuka jaringan sponsorship/bapak angkat, serta pengusaha-pengusaha yang peduli olahraga.
“Saya siap mengabdi dan berkorban untuk memajukan olahraga di Banyuasin, baik di tingkat provinsi maupun nasional yang mulai menurun sejak beberapa tahun terakhir ini. Tiga besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 di Palembang, bulan November nanti, harus kita rebut kembali,” katanya sembari mengatakan, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Banyuasin akan dilaksanakan tahun 2018 mendatang.
Lanjut dia, untuk mendapatkan dukungan, dirinya mengaku telah melakukan pendekatan dengan pengurus cabor dengan pola pendekatan yang dilakukan, muncul banyak dukungan dan berkomitmen ingin melakukan perubahan. Bahkan, dirinya melakukan lobi-lobi ke Eksekutif dan Legislatif agar anggaran pembinaan olahraga bisa lebih diperbesar dan diperluas serta menginventarisir aset-aset Pemkab yang bisa dimanfaatkan utk tempat latihan/basecamp cabor-cabor.
“Saya juga sudah menghadap pak Supriono (Plt Bupati Banyuasin). Beliau mengizinkan saya untuk maju calon Ketua KONI. Ini saya lakukan, karena beliau pimpinan kami sebagai warga Banyuasin,” tandasnya. (cak)
Pengalaman organisasi
– Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Tarung Derajat Universitas Jambi Periode 2000-2001 dan Periode 2001-2002;
– Ketua Harian Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Banyuasin Tahun 2004 s/d Sekarang;
-Wakil Sekretaris Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Provinsi Sumatera Selatan Periode 2014-2018;
-Bendahara Umum Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) sumsel Periode 2012-2016;
-Ketua Umum Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kabupaten Banyuasin Periode 2014- 2018;
-Wakil Bendahara Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Selatan Periode 2016-2019;
– Ketua Harian Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Banyuasin Tahun 2004- sekarang;
-Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gabpeknas) Periode 2016-2020.
Prestasi
– Pemegang Sabuk Coklat Beladiri Karate di perguruan Lembaga Karatedo Indonesia (LEMKARI);
– Pemegang Sabuk Merah Beladiri Tarung Derajat;
– Atlit Tarung Derajat Provinsi Jambi Kejurnas Antar mahasiswa di Jawa Tengah, Tahun 2000;
– Atlit Tarung Derajat Provinsi Jambi Kejurwil di Sumatera Barat Tahun 2001;
– Pelatih Beladiri Tarung Derajat di Kesatuan Batalyon Raider 200 dan Intel Kodam II Sriwijaya Tahun 2004;
– Atlit Pelatda Sumsel di PON Sumatera Selatan Tahun 2004;
-Manager Tim Tarung Derajat Sumsel di PON Sumsel tahun 2004.

















