BOGOR, fornews.co – Pemkab Muba dan Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi menjalin kerja sama di bidang peternakan, berupa pengembangan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Bumi Serasan Sekate.
Nota kesepahaman bersama (MoU) antara kedua belah pihak diteken di ruang Sidang LPPM Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Dramaga Bogor, Selasa (16/07).
Kesepahaman Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dengan Rektor IPB Arif Satria menjadi harapan baru pengembangan peternakan di Muba.
“Bupati Muba pak Dodi Reza ini sangat strong komitmen dengan pengembangan potensi-potensi yang ada di Muba. Kami yakin kerja sama ini akan memberi kontribusi positif dan percepatan pengembangan bidang peternakan,” kata Rektor Arif Satria.
Menurutnya, Muba sangat kaya dengan sumber daya alam, selain perkebunan juga ada peternakan.
“Jadi, kami targetkan SPR di Muba akan menjadi percontohan. Tidak hanya Bojonegoro, tetapi Muba juga akan menjadi pusat laboratorium peternakan di Indonesia dan ini akan menjadi target IPB ke depan,” ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, IPB tidak hanya fokus pada pengembangan SPR, tetapi bersama Pemkab Muba juga akan menerapkan teknologi 4.0.
“Target kami Muba canggih dan sukses di bidang peternakan. Ini sudah lengkap baik support Kepala Daerah hingga SDA yang melimpah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menuturkan, upaya pengembangan SPR di Muba tidak hanya untuk mengembangkan potensi yang sudah ada, tetapi juga sebagai upaya mengentaskan dan menekan angka kemiskinan di Muba.
“Jadi sektor peternakan di Muba ini sudah terbukti hasilnya dan sudah mewakili Indonesia di tingkat dunia yakni di Wina Austria. Nah ini harus terus dikembangkan dan lebih digencarkan lagi,” jelasnya.
Untuk SPR, katanya, di Muba sudah ada di Kecamatan Sungai Lilin. Dan ke depan bersama IPB, SPR di Muba juga akan dikembangkan di Kecamatan Plakat Tinggi dan Kecamatan Lais.
“Jadi, kalau di Jawa itu pengembangan peternakan ada di Jawa, nah kalau di Sumatra ada di Muba,” tegasnya.
Terkait rencana IPB yang akan menjadikan Muba sebagai pusat laboratorium peternakan, kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini siap bersinergi dan akan mensupport dengan maksimal upaya tersebut.
“Saya yakin dengan kerja sama bidang peternakan ini. Muba akan menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi yang maksimal untuk upaya pengentasan dan menekan angka kemiskinan,” tuturnya.(bas)

















