PALEMBANG, fornews.co-Tanpa sadar dan bersamaan dengan padatnya jadwal kampanye, Calon Gubernur (Cagub) Sumsel H Ishak Mekki harus melewati hari istimewanya bersama masyarakat.
Kondisi itu terjadi, saat Ishak Mekki menggelar kampanye dialogis di Kelurahan Talang Keramat, tepatnya di Komplek Tri Dharma Permai, Kamis (01/03). Sesaat setelah menyampaikan visi misi dan niatnya mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel, warga setempat langsung memberikan surprise kepada pria yang lahir di Kayuagung, 1 Maret 1958 itu.
“Saya tidak menyangka, warga disini memberikan kejutan di hari ulang tahun saya. Kesederhanaan inilah yang akan selalu saya ingat,” ujar Ishak, usai mendapatkan kue ulang tahun kecil, lengkap dengan lilinya, Kamis (01/03).
Cagub nomor urut 3 yang diusung Partai Demokrat, PPP dan PBB itu cukup bersahaja, saat berkomunikasi dengan warga di Komplek Tri Dharma Permai. Mengenakan kemeja putih lengan panjang digulung sebatas siku dan celana hitam, pria yang pernah menjabat Bupati OKI dua periode itu selalu melemparkan senyum.
“Sesuatu program yang baik dan bermanfaat serta menjadi harapan masyarakat, pasti akan diteruskan dan yang belum selesai akan kita tuntaskan,” ungkapnya, dihadapan warga.
Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel itu melanjutkan, contoh lain yang masuk skala prioritas dalam masa kepemimpinan Ishak- Yudha jika terpilih, yakni menuntaskan kawasan pelabuhan internasional Tanjung Api Api (TAA). Sebab, meski dari awal hingga kini kawasan TAA sudah digarap beberapa gubernur, namun belum juga tuntas pembangunannya.
“Yang belum selesai kawasan pelabuhan Tanjung Api Api. Ini sudah beberapa gubernur yang garap tapi belum juga tuntas, belum terwujud. Nah bagaimana ke depan kepemimpinan 2018-2023 bisa mewujudkan kawasan pelabuhan internasional Tanjung Api Api. Ini prioritas karena menyangkut ekonomi masyarakat Sumsel, apabila ini terwujud tingkat pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik bahkan di atas rata-rata nasional,” tuturnya.
Menurut Ishak, pasangan Ishak dan Yudha sudah sangat pas, ideal, dan serasi. Karena dirinya yang senior berpadu dengan Yudha yang mewakili genetasi muda. “Pasangan saya ini muda dan pendidikannya S3 sehingga bisa menutupi kekurangan kami, bisa saling menutupi dan isi mengisi dalam nantinya memimpin Sumatra Selatan jika diberi kepercayaan oleh rakyat,” tandasnya. (tul)

















