PALEMBANG, fornews.co – Calon Gubernur (Cagub) Sumsel nomor urut 3, Ishak Mekki menyatakan, agar sosialisasi Asian Games terbebas dari kepentingan politik.
Apapun motif, waktu dan siapa pun sasarannya, even olahraga terbesar di Benua Asia jangan menjadi sarana kepentingan sekelompok untuk meraih kuasa dengan cara – cara yang kurang elegan.
“Saya mengharapkan semua calon dapat menjunjung tinggi etika demokrasi. Artinya dapat mengukur diri apakah dirinya mempolitisir sosialisasi Asian Games atau tidak. Etika ini berlaku untuk semua, termasuk saya,” ujar Ishak, Senin (14/05).
Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel mengungkapkan, jika semua pasangan calon ini sudah memahami etika politik, tentunya bersama – sama menginginkan penegakan hukum secara adil dan konsokuen, kalau memang ada pelanggaran yang mempolitisir sosialisasi Asian Games. Pengawas Pemilu seperti Bawaslu atau Panwaslu serta aparat keamanan, harus bertindak sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
“Artinya harus diproses terlebih dahulu, jika ada laporan yang masuk. Kalau tidak terbukti, jangan dicari – cari alasannya agar ada kesalahan dalam sosialisasi kampanye Asian Games, namun jika terbukti bersalah, silakan tindak tegas,” tegas mantan Bupati OKI dua periode itu.
Cagub Sumsel yang diusung Partai Demokrat, PPP dan PBB itu menerangkan, sikap menjung tinggi etika dan mengikuti aturan yang berlaku dalam Pilkada serentak di Sumsel ini, turut menjaga kondusifitas pelaksanaan Asian Games nanti. Artinya masyarakat Sumsel akan bersatu dan bersama – sama mensukseskan Asian Games dalam iklim demokrasi atau Pilkada yang bersih dan sehat.
“Saya yakin masyarakat Sumsel tidak mau ada preseden buruk pada momentum Pilkada serentak dan Asian Games kali ini. Mari kita taati aturan dan bersatu padu mensukseskan kedua momen ini,” tandasnya. (tul)

















