PALEMBANG, fornews.co – Imbas dari hasil imbang 0-0 dari Sriwijaya FC di laga perdana Liga 1 2018, membuat Iwan Setiawan harus meninggalkan kursi panas pelatih Borneo FC. Iwan yang bereaksi keras atas protes suporter di akhir laga harus menerima konsekuensi pemutusan kerja sama dari manajemen Pesut Etam.
Melalui akun Instagram resmi klub Samarinda itu, manajemen bersepakat memutuskan tak lagi menggunakan jasa Iwan Setiawan sebagai pelatih kepala Borneo FC di Liga 1 2018.
Menyikapi hal itu, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku simpati dengan hal yang menimpa rekan sejawatnya itu. Menurut RD, Iwan Setiawan merupakan teman dekatnya yang mulai naik sama-sama di Timnas Indonesia U-23.
“Saya turut simpati dan mudah-mudahan sahabat saya (Iwan Setiawan) bisa segera bekerja kembali dan tentu semakin baik lagi dan lebih dewasa dalam mengambil sikap. Kemarin dia pun telepon saya dan saya sampaikan hal yang sama,” kata RD ditemui usai memimpin latihan di lapangan pemanasan atletik Jakabaring Sport City, Selasa (27/3) sore.
RD menegaskan, mengenai keputusan manajemen terhadap pelatih itu bukan hal yang bisa dengan mudah dikomentari. Sebab, masing-masing pihak pasti punya penilaian dan pandangan yang berbeda dalam menyikapi kinerja pelatih.
“Inilah memang risiko seorang pelatih dan bisa menimpa siapa saja. Oleh karena itu kita harus bersikap profesional dan memberikan yang terbaik apa yang kita punya,” tegas RD. (ije)

















