PALEMBANG, fornews.co – Guna memastikan kesiapan Palembang khususnya Stadion Gelora Sriwijaya dan berbagai sarana pendukungnya untuk dipilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U20, PSSI bersama stakeholder terkait akan datang meninjau langsung.
Dijadwalkan kunjungan tersebut dilakukan 13 Februari 2020 dengan dihadiri langsung Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum PSSI, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ada tiga agenda yang akan dilaksanakan yaitu pengecekan stadion, pengecekan lapangan latihan yang telah didaftarkan pada bidding, dan pengecekan lapangan latihan baru.
Ketua Asprov PSSI Sumsel Ucok Hidayat mengatakan, terpilihnya Stadion Gelora Sriwijaya menjadi salah satu venue Piala Dunia U20 masih sangat terbuka. Hal itu berpatokan pada pernyataan Ketua Umum PSSI M Iriawan bahwa belum ada keputusan final soal stadion mana yang akan digunakan.
“Kita (punya stadion) sudah kelas dunia dan stadion ini layak untuk menjadi tuan rumah di Piala Dunia U20. Kita punya fasilitas yang tak dimiliki daerah lain,” ujar Ucok dalam rapat koordinasi di ruang rapat KONI Sumsel, Rabu (05/02).
Ucok mengatakan, sebelumnya dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru terkait hal ini. Arahan gubernur agar berkoordinasi dengan KONI Sumsel.
Ucok menerangkan, untuk menjadi stadion penyelenggara, dibutuhkan dukungan dan kesiapan sebagai tuan rumah. Sebab untuk biaya semua ditanggung FIFA dan Pemerintah pusat.
“Pak Ketua Umum PSSI bilang jangan pikirkan biaya, kita hanya perlu siapkan fasilitas pendukung event. Maka dari itu PSSI dan kementerian terkait akan berkunjung untuk melihat sejauh mana komitmen dan antusias Pemerintah daerah mendukung dan menyukseskan event besar ini. Harapannya KONI menjadi motor pertemuan ini,” harapnya.
Ucok mengakui, terkait komitmen dan antusias Pemerintah daerah ini pula yang menyebabkan Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, sempat dikabarkan tidak masuk nominasi penyelenggara Piala Dunia U20 2021.
“Kami pertanyakan langsung ke Ketua Umum saat Kongres PSSI di Bali, kebenaran kabar itu. Jawabannya, secara fasilitas oke, tetapi belum ada tanggapan dari Pemerintah daerah, dan inilah persoalannya. Setelah itu kami melakukan koordinasi dengan semua pihak, KONI Sumsel, Dispora Sumsel, dan lainnya. Kami menyatakan siap dan serius mengadakan rapat-rapat intenal,” beber Ucok.
“Kita masih ada kesempatan itu dinyatakan pak Iwan Bule pada kongres PSSI, artinya kita ada kesempatan dan itu kita perjuangkan,” tegasnya.
Ketua Harian KONI Sumsel, Ahmat Taher mengatakan, perlu koordinasi terkait kesiapan Pemerintah bersama KONI untuk audiensi bersama, menyamakan pandangan dan persepsi.
“Tujuannya jelas, supaya kita menjadi penyelenggara Piala Dunia U20,” ujarnya.
Sekum KONI Sumsel, Suparman Romans menambahkan, pihaknya akan segera koordinasi dengan Dispora Sumsel untuk memberikan support dalam event Piala Dunia. Menurutnya, Dispora dan KONI bisa membuat anggaran untuk mendukung perhelatan ini.
“Termasuk juga untuk penyambutan. Kita koordinasikan dan langkah apa dari agenda yang kita rencanakan terkait menyambut kedatangan PSSI dan Kementerian PUPR,” katanya. (ije)

















