PALEMBANG, Fornews.co – Virus Corona yang merebak di Tiongkok dan beberapa negara lainnya dinilai tak akan mempengaruhi wisatawan untuj berkunjung ke Kota Palembang khususnya ke Pulau Kemaro.
Pasalnya, Pulau Kemaro menjadi tempat wisatawan Palembang khususnya saat perayaan Cap Go Meh mendatang.
Humas Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro, Harun mengatakan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro salah satu yang dinanti terutama bagi etnis
Humas perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro, Harun, mengatakan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro merupakan salah satu perayaan yang paling dinantikan oleh etnis Tionghoa. Karena itu, dirinya meyakni meski merebaknya virus tersebut tak akan mempengaruhi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Kemaro.
“Pengunjung yang datang biasanya tidak hanya dari Tiongkok, tapi juga dari Singapur, Taiwan, Hongkong, dan beberapa negara lainnya,” katanya saat dihubungi, Rabu (05/02).
Saat ini, pemerintah juga telah melakukan antisipasi dengan melakukan pengawasan di sejumlah pintu masuk ke Sumsel, bandara dan pelabuhan. Artinya, wisatawan asing yang datang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
Dirinya pun memprediksi pengunjung yang akan datang di Pulau Kemaro akan sama seperti tahun sebelumnya yakni mencapai 100 ribu pengunjung.
“Saat ini persiapan sudah mencapai 90 persen diantaranya pemasangan dua ribu lampion, tenda, jembatan ponton dan lain sebagainya,” ujar Harun.
Ia menambahkan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro ini sudah menjadi tradisi sebagai rangkaian penutupan dari perayaan Imlek bagi etnis Tionghoa, khususnya di Kota Palembang. “Cap Go Meh di Palembang ini lebih cepat dari daerah lainnya dan ini sudah jadi tradisi dari leluhur,” singkatnya. (lim)

















