BATURAJA, fornews.co – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, sejumlah kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), berangsur naik.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU, kenaikan terjadi pada komoditi cabai rawit dari harga Rp25.000 per/kg menjadi Rp35.000 per/kg atau naik (40%), cabe merah besar dari Rp35.000 naik menjadi Rp40.000 per/kg (14,28%), dan cabe keriting dari Rp43.000 naik menjadi Rp45.000 per/kg (4,65%).
Selain komoditi cabai, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam yang sebelumnya berada diangka Rp22.000 per/kg naik mejadi Rp28.000 per/kg atau naik sekitar 27%, telur ayam ras dari Rp22.000 naik menjadi Rp23.000 per/kg (4,5%). Dari semua itu, kenaikan signifikan terjadi pada ikan gabus giling dari harga Rp60.000 per/kg kini tembus mencapai Rp 100.000 per/kg nya.
“Adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok disebabkan oleh semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat, sedangkan pasokan mengalami penurunan,” ujar Kepala Disperindag OKU, Darmawan melalui Kabid Perdagangan Husnizar SE, Rabu (20/12).
Sambung Husnizar, meskipun harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan, namun ada juga sebagian barang kebutuhan yang justru turun seperti, susu kental manis merk Indomilk 397 gram yang semula Rp10.000 turun menjadi Rp9.000, untuk merk susu Bendera (397 gram) dari Rp14.000 turun menjadi Rp.13.000.
“Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah, yang semula di jual Rp25.000 per/kg, turun menjadi Rp20.000 per/kg,” sebutnya.
Terkait kenaikan dan turunnya harga barang, terang Hurnizar, selain faktor cuaca yang menyebabkan minimnya pasokan juga dipengaruhi tingginya kebutuhan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.
“Kondisi ini akan kembali normal usai momen Natal dan Tahun Baru dan memasuki musim panen,” tandasnya. (gus)
















