PALEMBANG, fornews.co – Meski dipastikan degradasi ke Liga 2, namun Sriwijaya FC masih memiliki agenda Piala Indonesia 2018. Meski masih diliputi rasa sedih, namun para pemain Sriwijaya sudah kembali berlatih.
Latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (11/12) sore, dipimpin Pelatih Ad Interim Hartono Ruslan. Para pemain berlatih ringan untuk mengembalikan kondisi fisik dan mencairkan suasana.
“Kita hari ini latihan conditioning saja sama pengembalian mental pemain. Dua hal itu saja menjadi fokus saat ini. Pemain kita bawa ke suasana latihan yang cair dan gembira sambil menjaga kondisi fisiknya,” kata Hartono.
Diakui Hartono, usai kalah di Malang dan dipastikan degradasi ke Liga 2, pemain masih tampak syok. Namun perlahan pemain akan dibawa kembali ke kondisi normal untuk bisa menjalani laga selanjutnya.
“Tugas saya membuat anak-anak fisiknya siap, mentalnya juga siap,” ujarnya.
Ditantang Persimura di babak 64 besar Piala Indonesia, Jumat (14/12) sore, Hartono menyebut persiapan dilakukan biasa saja. Bahkan Hartono belum tahu apakah Sriwijaya bisa memainkan beberapa pemain pilar yang saat ini belum bergabung dalam tim.
“Kapan pemain komplet saya tidak tahu. Ada beberapa pemain yang katanya kontraknya sudah habis, ada yang belum (habis kontrak) tapi izin, belum jelas itu. Saya berharap anak-anak masih punya loyalitas karena Piala Indonesia juga penting,” tuturnya.
“Saya fokus mempersiapkan pemain yang ada di Palembang saja. Sebab yang izin atau meninggalkan klub karena kontraknya sudah habis saya tidak tahu,” imbuhnya.
Pada latihan tadi sore memang tak dihadiri beberapa pemain Sriwijaya seperti Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Goran Gancev, Teja Paku Alam, Zulfiandi, Marckho Sandy Meraudje, Nur Iskandar, Yogi Rahadian. Para pemain itu disebut sudah mengajukan izin karena alasan keluarga. Namun tak menutup kemungkinan pula, ada yang sudah tak lagi kembali ke Sriwijaya karena selesai kontrak seperti Manuchekhr Dzhalilov. (ije)

















