
BATURAJA-Kondisi jembatan di jalan penghubung Desa SP5 – SP8 Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU) nyaris putus dan sangat memprihatinkan. Karena sudah tidak layak lagi untuk dilintasi pengendara bermotor baik roda dua maupun roda empat.
Camat Peninjauan beserta unsur Muspika, Kapolsek Danramil yang melihat langsung ke lokasi, harus terhenti sejenak ketika hendak meninjau Pilkades serentak pada Senin (10/10) kemarin. Warga harus bergotong royong menyusun kayu suapaya dapat dilintasi. “Ya, benar sudah tidak layak jembatan di SP 8. Saya merasakan sendiri susahnya untuk melintasi jembatan tersebut saat meninjau pilkades di SP 8,” terang Camat Peninjauan, Feri Iswan Selasa, (11/10).
Feri meneruskan, untuk perbaikan jalan dan jembatan tersebut sudah dimasukkan dalam usulan Musrenbang 2017 untuk diperbaiki yang direncanakan dibangun jembatan permanen cor beton dengan mengganti besi-besi penunjang yang saat ini mulai berkarat dimakan usia.
“Sementara ini, agar akses masyarakat tidak terganggu, akan diganti dengan besi baru. Setelah itu disusun kembali menggunakan kayu balok, agar tahan muatan truk pengangkut sawit, atau hasil tani lainnya,” terangnya, seraya menambahkan, bahwa untuk ke depan Pemkab juga berjanji ntuk membangun jalan cor beton dari Desa SP4 sampai ke SP8 yang dibangun secara bertahap.
Sementara, Anton, warga Desa SP8 menuturkan, kondisi jembatan ini membahayakan bagi warga dan menghalangi angkutan hasil petani. Apalagi, jalan tersebut bukan hanya menjadi akses warga setempat, namun jadi akses utama para petani karet dan kelapa sawit memasarkan hasil pertanian. “Kami sangat berharap jalan dan jembatan ini bisa segera dilakukan perbaikan. Ini merupakan ujung tombak perekonomian masyarakat,” tandasnya. (ibr)















