
PALEMBANG- Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyatakan, Politeknik Pariwisata Palembang akan menjadi ujung tombak pengembangan kepariwisataan Sumsel. Namun, untuk kemajuannya, perlu didukung semua pihak baik pemerintah, swasta, dan mahasiswa sendiri.
“Kita sudah melakukan MoU kerjasama dengan IMI dari Switzerland dan Asia Pacific Institute For Event Management. Jadi Kurang apa lagi, saya akan berperan penuh disini,” tegas Alex, usai penandatanganan MoU dengan President International Management Institute (IMI) Heinz Burki, di Griya Agung Palembang, Selasa (11/10).
Sebelum melaksanakan MoU tersebut, Alex Noerdin juga menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Panda Persada, Panji Hardiansah ST, MT, selaku Konsultan pembuatan Master Plant dan DED Sekolah Politeknik Pariwisata Palembang, dihadiri langsung Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementrian Pariwisata RI Prof. Ahman Sya.
Pada pertemuan itu, membahas terkait pentingnya master plan dan DED dipaparkan oleh Direktur Utama PT Panda Persada Panji Hardiansah dan percepatan pengadaan sarana dan prasarana praktek Politeknik Pariwisata Palembang.
Alex Noerdin meminta kepada PT Panda Persada, agar bisa segera menyelesaikan Master Plan dan DED tersebut selambatnya pada 13 Desember mendatang harus sudah selesai. PT Panda Persada juga diminta untuk membuat program perencanaan seperti di STP Bandung. Untuk pelaksanaan pembangunan fisik kampus Politeknik Pariwisata Palembang sudah bisa dilaksanakan tahun depan. (tul)

















