KAYUAGUNG, fornews.co – Jembatan penghubung Desa Srigeni, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) putus. Debit air Sungai Komering yang deras akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir ditambah timbunan enceng gondok diduga jadi penyebab putusnya jembatan dengan kontruksi besi tersebut.
Jembatan besi sepanjang 110 M tersebut merupakan akses warga antar kampung di Desa Serigeni dan bukan merupakan akses jalan lalu lintas utama. Jalur yang terputus sekitar 35 M. Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) OKI dibantu warga setempat mengevakuasi jembatan agar tidak membahayakan penduduk sekitar, Kamis (25/3) pagi.
“Akibat derasnya debit air, ditambah beban timbunan rumput dan enceng gondok hingga besi penahan jembatan tidak kuat. Kita segera lakukan perbaikan melalui dana pemeliharaan,” ujar Kepala Dinas PU PR OKI, Hafidz.
Terkait sampah enceng gondok, ia memastikan, pihaknya telah mengantisipasi timbunan enceng gondok yang kerap dibuang di perairan Sungai Komering dengan membangun kontruksi penahan enceng gondok pada tahun ini.
“Enceng gondok dan rumput yang dialirkan ke Sungai Komering ini sangat mengganggu dan merugikan, apa lagi saat debit air sungai naik akibat curah hujan tinggi. Kita sedang mengupayakan antisipasinya dengan membangun kontruksi penahan di Kelurahan Jua-Jua tahun ini juga,” ungkap Hafidz. (yas)

















