PALEMBANG, fornews.co- Calon Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Cawagub Sumsel), Yudha Pratomo Mahyudin, punya cara sendiri untuk mengajak generasi milenial agar lebih memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memakmurkan masjid.
Kalau selama ini, Yudha telah memakmurkan sejumlah masjid di Kota Palembang menjadi lembaga madrasah pendidikan bagi anak-anak dan pemuda Sumsel, serta memfasilitasi masjid dengan perpustakaan digital dan wifi guna menimba dan menambah ilmu pengetahuan agama berbasis internet. Nah, jika nantinya diberi amanah menjadi Wakil Gubernur Sumsel, maka Yudha akan melakukan hal yang sama di semua masjid di Sumsel.
“Konsep berdakwah zaman ini, sudah berbasis teknologi, dan sosmed, maka penting untuk menambah alat media dakwah disetiap masjid yang ada di Sumsel ini. Saya ingin mengajak khususnya generasi milineal ini, bisa lebih memahami agama ketimbang konkow-konkow di cafe dan tidak ada manfaatnya, lebih baik i’tikah di Masjid, sambil memperdalam ilmu agama,” ujar Yudha, Selasa (30/01).
Cawagub yang pasangan Ishak Mekki yang didukung partai Demokrat, PPP, dan PBB itu mengatakan, di generasi milineal kini, berdakwah tidak hanya melalui media dakwah konvesional, tapi bisa juga melalui media sosial seperti Facebook, Youtube, Instagram, dan Media Sosial lainnya.
Putra mantan Gubernur Sumsel Mahyudin itu melanjutkan, dengan adanya fasilitas tersebut, tentu masyarakat khususnya pemuda dapat merasakan manfaat informasi global, dan melek IT agar tidak seperti peribahasa katak dalam tempurung. “Selain kesejahteraan pegawai masjid dari segi jasmani tentunya ruhani juga perlu untuk menambah wawasannya, melalui apa? Ya melalui internet ini,” tegasnya.
Yudha juga akan mengajak para pemuda-pemuda pengurus IRMA, pengurus DKM, dan BKPRMI untuk bersama-sama menangkal faham-faham radikalisme dan liberalisme yang sedang merejang di negara Indonesia.
“Untuk menangkal faham radikalisme dan liberalisme, tentunya juga butuh dukungan dan bimbingan kepada para Pengurus DKM, BKRMI, IRMA, kyai, ustadz atau pun ulama, supaya dalam menggunakan internet ini tidak disalah gunakan untuk hal-hal yang kurang baik,” tandasnya. (tul)
















