PALEMBANG, fornews.co – Pemkot Palembang melalui Dinas Pariwisata Palembang terus bersolek mempercantik Kota Pempek dengan cara mengembangkan sejumlah kawasan menjadi destinasi wisata.
Salah satu yang terbaru, Kampung Mural di Komplek Pergudangan Buncit Palembang. Adapun sebelumnya, sejumlah destinasi wisata di Palembang telah diresmikan di antaranya Night Culinary, Sekanak Bersolek, Skatepark, Tugu Belido dan terakhir yang terbaru yakni Kampung Mural.
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dispar Palembang, Hasanul Puat mengatakan, progres pengerjaan Kampung Mural sejauh ini baru berjalan 50%.
“Saat ini proses pengerjaan Kampung Mural belum 100 persen selesai, karena masih banyak yang akan dibenahi termasuk merapikan kawasan di sekitarnya,” kata Hasanul, Selasa (20/02/2018).
Dalam pengerjaan Kampung Mural sebagai satu destinasi di Palembang, Dispar Palembang bekerja sama dengan pihak Dulux dengan menggunakan dana CSR.
“Mereka (Dulux) akan memberikan bantuan alat dan cat. Tidak hanya itu saja, nanti pengerjaan ini juga akan dibantu oleh mahasiswa dari Bina Darma, PGRI dan lainnya,” ungkapnya.
Menengok ke belakang, terang Hasanul, kawasan Gudang Buncit yang dijadikan lokasi Kampung Mural saat ini merupakan semak belukar serta tempat warga membuang hajat (MCK). Namun, semenjak kembali ditata dengan sedemikian rupa sehingga menjadi kawasan wisata baru di Palembang ini.
“Dulu di sini dipenuhi oleh semak belukar, sampah di mana-mana, serta menjadi toilet umum warga pinggiran sungai. Namun, semenjak kawasan ini diresmikan, semua mulai ditata seperti yang sebelumnya tepat berada di belakang gudang sudah dipindahkan,” imbuhnya.
Lanjut dia, pihaknya juga akan kembali melanjutkan pengerjaan tahap berikutnya dengan menyiapkan kawasan wisata Sekanak Kahirin, mulai dari kawasan sungai Sekanak hingga Kampung Mural.
“Untuk mewujudkan itu semua, kami akan melakukan pendekatan dengan pihak RT, RW, kelurahan dan camat serta sosialisasi langsung kepada warga sekitar,” katanya.
Dia menambahkan, proses pengerjaan kampung Mural ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018.
“Sebelum Agustus ini harus sudah selesai semua, sehingga saat Asian Games nanti masyarakat dan wisatawan bisa menikmati kampung Mural ini,” tandasnya. (bas)

















