
BATURAJA, fornews.co – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi, mengajak masyarakat mewaspadai akun-akun media sosial (Medsos) yang bernada provokatif, termasuk yang menyebarkan berbagai bentuk ujaran kebencian.
Hal tersebut diingatkan Kapolda saat tatap muka dengan tokoh masyarakat dan tiga pilar Kamtibmas dalam agenda kunjungan kerjanya di Mapolres Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (09/03). Menurut jenderal polisi bintang dua ini, media utamanya media sosial (medsos), menjadi salah satu kekuatan besar di republik ini sejak era reformasi digulirkan pada 1998 silam.
“Dulu kita kenal dengan Triaspolitika. Sekarang ada suatu kekuatan yang sejak reformasi lalu terus meningkat. Dulu kita hanya baca koran atau nonton televisi (media mainstreem). Namun sekarang, ada yang lebih hebat kekuatannya, yakni media sosial (medsos),” ujar Kapolda.
Lanjut Agung, kenapa mesti diwaspadai? karena dia menilai, banyak lini masa medsos yang begitu penuh dengan informasi-informasi yang tak jelas ujung pangkalnya dan sering memprovokasi. Oleh karenanya, meminta masyarakat dapat memproteksi diri dari berbagai perkembangan isu. Caranya, dengan melakukan pengecekan silang dari berbagai sumber yang bertanggung jawab. Semua pihak harus mewaspadai penyebaran informasi bohong (hoax) dan bernada provokatif.
“Medsos ini jauh lebih hebat kekuatannya. Beberapa waktu lalu, kan sering terjadi informasi melalui Medsos yang belum tentu kebenarannya. Ada berita yang belum jelas, kemudian terus diprovokasi sehingga terjadi konflik horizontal, konflik sosial dan pertengkaran antar anak bangsa. Bahkan bisa timbul kerusuhan,” tukasnya. (wil)
















